Breaking News:

Berita Bali

Basarnas Bali Optimalkan Pencarian 9 ABK KM Liberty 1 yang Masih Hilang

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) kembali melanjutkan pencarian terhadap 9 orang ABK yang masih dinyatakan hilang

istimewa kiriman Humas Basarnas Bali
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) melakukan pencarian terhadap 9 orang Abk KM Liberty 1 yang masih hilang pada Selasa pagi, 26 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG -  Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) kembali melanjutkan pencarian terhadap 9 orang ABK yang masih dinyatakan hilang pada Rabu pagi, 27 Oktober 2021 sekira pukul 06.00 WITA. 

Upaya pencarian dengan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Arjuna 229 dilakukan dari pelabuhan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menuju search area tenggelamnya KM Liberty 1 yaitu di perairan utara Bali. 

Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, menerangkan bahwa pencarian hari ini, Basarnas menambahkan kekuatan alut SAR yaitu satu unit Rigid Inflatable Boat dengan 7 orang personel melakukan menyisir perairan utara Bali arah barat laut. 

Baca juga: TERKINI: Dua ABK KM Liberty 1 Ditemukan Kapal SPOB Seroja 01, Seorang Selamat dan Satu Meninggal

“Benar pencarian hingga sore hari ini kita maksimalkan dengan pengerahan satu unit RIB dari Pelabuhan Celukan Bawang. Sebelumnya kita telah mengerahkan KN SAR Arjuna 229 untuk menyisir dari arah utara yaitu perairan Sapeken menuju arah selatan Buleleng, namun cuaca di lokasi sempat hujan lebat meyebabkan jarak pandang tim rescue menjadi tidak maksimal," imbuh Darmada. 

Informasi menyebutkan bahwa dari 9 orang ABK, beberapa korban hanya mengenakan alat apung seadanya seperti drum dan alat apung lainnya dan sisanya menggunakan lifejaket. 

“Hal ini juga menjadi kendala bagi kami, karena korban tidak berkumpul di satu titik atau di atas liferaft. Sehingga ada kemungkinan terjadi tebaran dari 9 korban ini yang arahnya tidak bisa kita prediksi," ungkap Gede Darmada.

Sesuai dengan perhitungan SAR Maps yang sudah dikalkulasi melalui aplikasi dan sistem, kemungkinan besar korban sudah terbawa arus menuju arah barat dan barat laut. 

Pencarian akan diperluas sampai utara bali bagian barat. 

Baca juga: 9 ABK Masih Hilang, KM Liberty 1 Tenggelam di Perairan Utara Bali

Basarnas Bali juga telah berkoordinasi dengan Polda Bali dan Lanal Denpasar bersama - sama mensinkroni atau memberi penguatan untuk proses pencarian. 

Tentunya unsur TNI/Polri telah siap untuk rencana perbantuan. Rencanya dari unsur TNI juga akan mengerahkan satu KRI untuk membantu proses pencarian KM Liberty 1. 

Pencarian akan dioptimalkan hingga 2 sampai 3 hari ke depan sesuai dengan SOP Basarnas. 

“Kita akan lihat efektivitas dari Operasi SAR ini, sekiranya perhitungan SAR Maps telah ter-cover semua dan tidak membuahkan hasil tentunya pencarian akan dihentikan, namun apabila ada lokasi - lokasi yang mungkin dicurigai belum ter-cover maka pencarian akan dievaluasi kembali," tutur Darmada. 

Sebelumnya diberitakan KM Liberty 1 tenggelam saat dihantam badai di perairan utara Bali pada 23 Oktober 2021 malam.(*)

Berita lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved