Breaking News:

Berita Jembrana

Keswan Kesmavet Akan Gelar Kontrol Populasi dan Vaksinasi Rabies di Banjar Peh Jembrana

Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali menjadi salah satu kawasan yang mengalami kasus gigitan anjing rabies

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi rabies 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali menjadi salah satu kawasan yang mengalami kasus gigitan anjing rabies.

Untuk itu Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana akan menggelar vaksinasi dan kontrol populasi, supaya tidak terjadi kasus susulan.

Dari data, sudah sebanyak tiga kasus di Banjar Peh dan Banjar Banyubiru.

Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Mada Widarsa mengatakan, bahwa kegiatan itu merupakan hasil respon kasus di Banjar Peh dan Banjar Banyubiru.

Baca juga: Distan Denpasar Genjot Vaksinasi Hewan Penular Rabies, Pelayanan Setiap Hari Kerja

Dengan memberikan vaksinasi emergency baru mencapai 5,8 persen di Banjar Peh, Banjar Banyubiru 10 persen dan Banjar Kaliakah 22,67 persen.

Pengontrolan populasi anjing jantan untuk dikastrasi atau neres, dan yang betina disterilkan.

Pengontrolan dilakukan di wilayah yang rawan terjadinya rabies.

Seperti halnya di Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, yang hingga saat ini wilayah tersebut sudah dikatagorikan zona merah untuk rabies.

“Langkah ini bertujuan guna mencegah meluasnya kasus rabies di banjar tersebut,” ucapnya, Rabu 27 Oktober 2021.

Dijelaskannya, bahwa kegiatan itu akan lakukan di Balai Banjar Peh, dimulai Kamis 28 Oktober 2021 dari pukul 07.30 Wita sampai 15.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved