Breaking News:

KRONOLOGI Siswa SD Dikeroyok Kakak Kelas Hingga Koma, Bermula dari Cekcok dengan Murid Pindahan

Para terduga pelakunya sudah diketahui dan diperiksa oleh penyidik Polres Musi Rawas.

Editor: Bambang Wiyono
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Kapolres Musi Rawas,AKBP Efrannedy jelaskan kronologi pengeroyokan siswa SD 

TRIBUN-BALI.COM, MUSIRAWAS - Aksi kekerasan kembali terjadi di lingkungan sekolah. Seorang siswa SD kelas V inisial Ad (12)  dikeroyok oleh kakak kelasnya.

Ad mengalami luka serius hingga koma.

Peristiwa itu terjadi di SDN Desa Lubuk Ngin Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga: KRONOLOGI Siswa SMP di NTT Meninggal Dunia Setelah Dipukul Guru Gegara Tak Mengerjakan PR

Polisi Polres Musi Rawas telah turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku yang membuat korban hingga koma tersebut.

Kronologinya: antara korban dengan terduga pelaku pertama (siswa pindahan baru masuk di kelas III SDN Lubuk Ngin) terjadi percekcokan, lalu diduga terjadi perkelahian.

Saat keributan itu, datang tiga pelaku lainnya (siswa kelas VI) membantu pelaku pertama dan diduga mengeroyok korban.

Baca juga: Guru SMP Hajar Siswanya Hingga Tewas Lantaran Tak Kerjakan PR

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan anggota Polres Musi Rawas, antara korban dengan terduga pelaku memang terlibat perkelahian. 

"Hasil penyelidikan kita, antara korban dengan pelaku pertama terjadi cekcok. Dimana korban melakukan pemukulan terhadap pelaku dan dibalas oleh pelaku. Dalam kejadian itu ada tiga orang kakak kelasnya membantu pelaku pertama, itu secara bergantian," kata Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy saat diwawancarai Sripoku.com, Rabu (27/10/2021).

"Lalu ada salah satu dari terduga pelaku memegang korban. Karena dipegang dan dipukul, korban berusaha melepaskan diri dan kemudian berhasil melepaskan diri. Namun korban yang berontak sempoyongan hilang keseimbangan lalu terjatuh," sambungnya. 

Baca juga: VIRAL Foto Guru Gendong Murid Demi Dapat Sinyal, Warganet: Semangat Pak Guru Tuhan Berkati Selalu

"Dugaan kita dia (korban) terjatuh ini menabrak sisi meja yang ada dalam ruangan kelas itu. Ini kita sudah melakukan olah TKP. Dugaan kita itulah yang membuat korban mengalami cedera yang fatal, di bagian lehernya. Namun nanti kita akan sinkronkan dengan hasil pengecekan dari ahlinya," katanya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved