Breaking News:

Berita Karangasem

Sempat Terjadi Gempa 3.5 SR, Guncangan Tak Mengakibatkan Kerusakan Apa pun di Karangassem

Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang melanda Karangasem, Jumat 29 Oktober2021 pukul 03.32 wita, tidak sampai berdampak ke warga sekitar.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
BMKG
Peta gempabumi 3,5 SR yang guncang Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat 29 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang melanda Karangasem, Jumat 29 Oktober2021 pukul 03.32 wita, tidak sampai berdampak ke warga sekitar.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB Ketut Arimbawa.

Pejabat asal Kab. Singaraja mengatakan, gempa tektonik sempat dirasakan warga. Tetapi guncangan tidak sekeras sebelumnya.

Warga tak panik. Kerusakan juga tak ada.

"Sebagian warga di Desa Ban, Kecamatan Kubu merasakannya tapi. Kerusakan tidak ada sementara," kata Ketut Arimbawa.

Baca juga: Usai Dijenguk Jenderal Andika Perkasa, Anak Prajurit TNI Sakit Radang Otak Dibawa ke RSPAD

Baca juga: Made Arjana Raup Uang Rp300 Juta Tipu 5 Korban Iming-Imingi jadi Pegawai PDAM Denpasar

Menurut BMKG, episenter gempa tektonik berada dititik koordinat 8.19 LS : 115,51 BT. Lokasinya sekitar 17 kilometer barat laut Karangasem, Bali. Kedalamannya 10 kilometer. Gempa bumi yang terjadi merupakan gempa berjenis dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Gempa dirasakan warga.

"Kita sudah kontak camat dan beberapa warga, sampai sekarang belum ada kerugian akibat gempa. Warga diimbau agar tetap hati - hati dan waspada. Menurut PVMBG daerah Ban dilalui patahan sesar aktif," kata Arimbawa mantan Kepala Bid. Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem.

Ditambahkan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)serta BPBD Karangasem melakukan pengecekan serta penelusuran jalur sesar di beberapa Banjar di Ban, Kec Kubu, Karangasem dengan pakai alat mikrotremor. Petugas menyisir beberapa titik di lokasi terdampak gempa.

Rabu (21/10) petugas PVMBG mengecek jalur sesar di Banjar Jatituhu serta Banjar Temakung. Untuk di Jatituhu lapisan bebatuan agak tipis, sedangkan lapisan atas agak tebal. Untuk di Temakung lapisan bebatuan agak tebal, dan lapisan atas tipis. Petugas juga mengecek tanah di daerah lain.

"Hasil sementara Desa Ban dilalui patahan sesar. Makanya di Ban sring ada gempa. Sebelumnya juga pernah ada gempa, dan merusak perumahan penduduk. Untuk tanah masih layak di huni. Cuma pemerintah harus melakukan rekayasa bangun antisipasi hal tidak diinginkan," tambahnya.(*)

Berita Karangasem Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved