Breaking News:

Berita Badung

Virus ASF Mereda, Populasi Babi di Badung Mulai Meningkat

Peningkatan populasi babi di Badung lantaran dilakukan peternak babi melakukan restocking untuk menjaga populasi babi

Dokumen Tribun Bali
Salah satu peternak Babi di Badung saat membersihkan kandangnya 

Selain itu, Wijaya menjelaskan di kabupaten Badung juga terdapat puluhan sentra ternak babi yang tersebar di wilayah kecamatan Mengwi dan Abiansemal.

Dirinya mencatat ada 30 setra ternak di wilayah tersebut, dengan rincian 14 di wilayah Mengwi dan 16 di wilayah Abiansemal.

"Kalau sentra ternak  jumlah pemeliharaannya sebanyak 100 ekor lebih. Bahkan mereka ini baru kembali lagi beternak, sehingga stok juga terbatas. Dulu kan peternak kita was-was memelihara babi kembali, pasca virus yang mengakibatkan babi banyak mati itu," katanya.

Dirinya mengatakan beberapa peternak di Badung sudah melakukan restocking dari awal tahun 2021.

Baca juga: Sempat Vakum, Babi Guling Legend Dong Keplus Gianyar Bangkit Lagi, Buka di Malam Hari

Hanya saja untuk babi yang siap potong jumlahnya tidak banyak jika dibandingkan dengan sebelum adanya virus. Hal itu pula yang mengakibatkan harga Babi kini masih tinggi.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, di Badung sempat digegerkan dengan kasus kematian babi yang tinggi.

Ribuan babi mulai indukan dan anakan mati secara tiba-tiba. Bahkan disinyalir kematian babi tersebut karena adanya Virus ASF. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved