Breaking News:

Berita Buleleng

Hujan Deras Guyur Desa Gitgit Buleleng, Rumah Komang Budiarta Diterjang Banjir Bandang

Selang satu jam kemudian, tiba-tiba banjir dengan membawa material lumpur, batu serta potongan kayu datang menerjang rumahnya

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Komang Budiarta bersama anaknya saat membersihkan meterial banjir yang menerjang rumahnya, Selasa (2/11/2021) 

Budiarta pun menyebut, setiap memasuki musim hujan, rumahnya memang selalu diterjang oleh banjir bandang.

Hal ini terjadi lantaran saluran irigasi yang ada diseberang rumahnya terlalu sempit.

Sehingga setiap kali hujan turun dengan deras, air yang mengalir di saluran tersebut meluap dan menerjang kediaman milik Budiarta.

"Setiap tahun rumah saya selalu kebanjiran. Tahun lalu tinggi air hanya 60 centimeter. Empat tahun lalu yang paling parah, senderan rumah saya sempat jebol.

Baca juga: Warga Temukan Mobil Pikap Angkut 19 Kayu Jati Diduga Hasil Illegal Logging di Seririt Buleleng

Rumah saya ini memang selalu jadi langanan banjir, karena letaknya memang lebih rendah dari jalan dan saluran irigasi.

Setiap hujan, saya selalu tidak bisa tidur karena posisi rumahnya memang sangat rawan. Tapi mau bagaimana lagi, saya tidak punya lahan lain," keluhnya.

Sementara Perbekel Desa Gitgit I Putu Arcana mengatakan, secara geografis kediaman milik Budiarta memang lebih rendah dari jalan serta saluran irigasi.

Hal ini lah yang menyebabkan rumah semi permenan tersebut sering diterjang banjir.

Namun demikian, Arcana mengaku akan segera menindaklanjuti hal ini.

 "Saya akan sisir bagian pangkung dulu. Akan kami carikan dulu cara-cara untuk mengalihkan aliran air yang ada di saluran itu agar tidak meluap dan mengenai rumah milik Budiarta," tutupnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved