Berita Denpasar

Sales Manager Mal di Denpasar Gasak Kartu Kredit WNA Korea Selatan hingga Puluhan Juta Rupiah

Tito Arianto Wibowo (20) pria yang nekat menggasak kartu kredit WNA asal Korea Selatan bernama Soonil Parkir (59) harus berurusan dengan pihak

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Tito Arianto Wibowo (20) pria yang nekat menggasak kartu kredit WNA asal Korea Selatan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sales manager mal di Jalan Imam Bonjol, Pemecutan, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali nekat mencuri kartu kredit korban asal Seoul, Korea Selatan.

Tito Arianto Wibowo (20) pria yang nekat menggasak kartu kredit WNA asal Korea Selatan bernama Soonil Parkir (59) harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Ia diringkus Satreskrim Polresta Denpasar setelah korban melaporkan dan mendapati ada transaksi kartu kredit yang tidak dilakukannya, terhitung dari tanggal 5 Oktober 2021 hingga 16 Oktober 2021.

Menurut Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan selaku Kapolresta Denpasar didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat dan Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi, korban saat itu datang ke TKP untuk berbelanja handuk dan saat akan membayar, ia dilayani oleh tersangka di tempat kasir swalayan tersebut.

Baca juga: BPBD Denpasar Tangani 2 Kasus Laka Tunggal di Jalan Ir. Juanda, Dua Korban Tak Sadarkan Diri

"Kejadian pencurian terjadi Selasa 5 Oktober 2021 pagi, saat itu korban asal Korea Selatan membeli handuk dan membayar dengan kartu kredit," ujar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Selasa 2 November 2021.

Usai berbelanja, korban meninggalkan kartu kreditnya, oleh tersangka bukannya mengembalikan justru malah diambil dan digunakan untuk membelanjakan kebutuhannya.

Jansen menyebut kartu kredit yang digunakan sales manager itu, digunakan untuk membeli televisi Samsung 43'in, satu dispenser, satu air coolers, dua handphone Samsung A32 dan Poco X3G, satu vave, tiga boneka bayi, tempat makan bayi dan blender jus.

Kapolresta Denpasar bahkan mengatakan Korban baru menyadari kartu kredit jenis Finetech card KB Nomer 5409260620597027 hilang setelah dirinya pergi ke Restoran Okinawa Jalan Muhammad Yamin, Denpasar.

Saat akan membayar, korban tersadar kartu kreditnya tidak ada alias hilang

Lalu Soonil Park melaporkan ke pihak Bank Korea.

"Saat dicek, ternyata didapati kartu kreditnya sudah digunakan dengan total transaksi mencapai Rp 38.825.828," tambahnya.

Korban yang melaporkan kejadian itu ke Polresta Denpasar, kemudian ditindaklanjuti Satreskrim Polresta Denpasar untuk mencari kartu kredit yang hilang dan mencari siapa orang dibalik transaksi puluhan juta itu.

Ternyata didapati, tersangkanya yakni Tito Arianto Wibowo yang merupakan sales manager mal yang diketahui tinggal di Jalan Pemogan, Taman Pancing, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

"Hasil interogasi, pelaku ini mengakui perbuatannya dan kartu kredit digunakan untuk membeli barang-barang, ada TV, dispenser, handphone dan barang lainnya," pungkas Jansen.

Baca juga: Oknum Anggota Ormas Dibekuk Jajaran Polresta Denpasar karena Menjadi Muncikari

Akibat perbuatan tersangka, ia terancam pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan masa penjara paling lama 5 tahun.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved