Breaking News:

Berita Bangli

Desa Terunyan Diterjang Banjir Material Lumpur, TNI Koordinasi Kerahkan Alat Berat

Desa Terunyan, Kintamani, Bangli diterjang banjir yang membawa material lumpur dari atas tebing Bukit Abang yang turun terbawa aliran hujan menimbun

Dok. Penrem 163/Wira Satya
Kondisi banjir material lumpur yang menerjang kawasan Desa Terunyan, Kintamani, Bangli, Bali, pada Selasa 2 November 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Desa Terunyan, Kintamani, Bangli diterjang banjir yang membawa material lumpur dari atas tebing Bukit Abang yang turun terbawa aliran hujan menimbun ke ruas-ruas jalan permukiman masyarakat.

Material lumpur merendam beberapa ruas jalan di kawasan Subak Abian Tangguntiti, Banjar Terunyan dan banjar Cemarelandung. 

Warga setempat pun harus gotong-royong membersihkan material lumpur agar akses jalan dapat segera kembali dilalui.

Baca juga: Lima Rumah Tertutup Longsor, Diguyur Hujan Deras, Banjir di Dusun Cemara Landung Kintamani Bangli

Padahal belum lama Desa Terunyan juga sempat terisolasi karena tanah longsor yang terjadi setelah adanya guncangan gempa bumi.

Pelaksana Tugas (Pgs) Mayor Caj (K) Komang Artayani menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas pemerintahan setempat untuk mengerahkan alat berat agar mempermudah proses pembersihan jalan.

Baca juga: Banjir Jadi Ancaman di Kabupaten Tabanan, Dua Hari Diguyur Hujan Sebabkan Belasan Bencana Alam

"Babinsa Desa Terunyan dan warga telah berkoordinasi dengan petugas PU Kabupaten Bangli untuk pengerahan alat berat agar mempermudah proses pembersihan jalan sehingga dapat dilewati kembali," ujar Mayor Komang Artayani kepada Tribun Bali, Rabu 3 November 2021 malam.

Ia menjelaskan, bahwa material lumpur tersebut merupakan sisa dari tanah longsor yang berupa tanah dan kerikil. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Lagi, Longsor Susulan di Kintamani, Jalur Buahan - Terunyan Tak Direkomendasikan

Pihaknya mengimbau dalam cuaca dengan intensitas curah hujan yang mulai mengalami peningkatan untuk lebih waspada.

"Pada saat musim penghujan ini seluruh warga bali khususnya warga Bangli harus selalu waspada mengingat curah hujan yang terjadi intensitasnya sedang hingga tinggi," pesannya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved