Breaking News:

Berita Buleleng

Loka POM Buleleng Usulkan Puluhan Iklan Obat dan Kosmetik Ilegal di Media Sosial Dicabut

Loka POM Buleleng telah mengusulkan kepada BPOM RI untuk mencabut (take down) puluhan iklan kosmetik dan obat-obatan ilegal di sosial media

Tribun Bali/Rizal Fanany
(FOTO ILUSTRASI TIDAK TERKAIT BERITA) Petugas menunjukkan kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya hasil pengawasan aksi penertiban pasar di Kantor BBPOM Bali, Denpasar, Selasa 11 Desember 2018. 

Ada juga obat-obat tradisional yang katanya bisa menyembuhkan Covid-19.

Di iklan-iklan yang tersiar di sosial media itu kami lihat klaimnya berlebihan.

Sehingga kami take down karena menyesatkan konsumen.

Usulan yang kami kirim ke BPOM RI sudah banyak mencapai puluhan.

Setiap minggu ada saja iklan berlebihan atau tidak memiliki izin edar yang kami temukan," ucapnya.

Baca juga: Kerupuk Mengandung Boraks Dijual di Kantin Sekolah, Loka POM Buleleng Buru Sales Penjual Blem

Ery pun tidak menampik, kendati sudah ada beberapa iklan yang di-take down.

Pihaknya masih menemukan produk tanpa izin edar maupun klaim berlebihan yang ditemukan di market place sosial media.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih cerdas membeli produk-produk yang aman bagi kesehatan. 

"Kendati sudah ada beberapa iklan yang kami take down, tetap saja muncul iklan-iklan yang lain.

Biasanya kalau produk itu sudah di-endorse oleh artis atau orang-orang tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved