Otomotif

SIMAK Syarat dan Biaya Ubah Status Warna Kendaraan di STNK dan BPKB

Jika sudah mengubah warna kendaraan, peimilik kendaraan juga harus melaporkan pengubahan tampilan tersebut ke kepolisian

Istimewa
Ilutrasi bengkel cat kendaraan 

TRIBUN-BALI.COM - Memodifikasi tampilan kendaraan kesayangan wajar dilakukan oleh para modifikator atau pemilik kendaraan.

Jika sudah mengubah warna kendaraan, peimilik kendaraan juga harus melaporkan pengubahan tampilan tersebut ke kepolisian.

Sebab jika tidak melaporkan penggantian tampilan kendaraan tersebut, bisa dianggap melanggar hukum.

 Ini karena ada ketidaksesuaian antara kondisi fisik kendaraan dengan statusnya dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Baca juga: Cara Urus STNK Hilang, Ini Syarat dan Langkah-langkahnya

Secara hukum, kewajiban pelaporan perubahan warna kendaraan diatur dalam Pasal 64 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam aturan tersebut dijelaskan, setiap kendaraan wajib dilakukan registrasi termasuk registrasi perubahan identitas kendaraan maupun identitas pemiliknya.

Adapun syarat yang perlu disiapkan untuk mengurus perubahanwarna kendaraan bermotor agar tetap sesuai STNK dan BPKB sehingga legal yakni sebagai berikut.

Syaratnya antara lain STNK asli, BPKB asli, cek fisik kendaraan, dan surat keterangan dari bengkel yang melakukan pengubahan warna kendaraan yang ada SIUP dan domisilinya.

Menilik Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, mengurus perubahan warna kendaraan ini bisa dilakukan di Samsat terdekat dengan membawa dokumen-dokumen yang telah disebutkan.

Tidak lupa bawa pula KTP sesuai pemilik pada STNK dan BPKB.

Surat keterangan dari bengkel tempat penggantian warna juga harus disertakan dengan salinan SIUP dan NPWP sebagai tanda bahwa bengkel tersebut memiliki surat izin usaha yang resmi.

Sedangkan untuk biayanya sendiri, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, penerbitan STNK baru tidak lebih dari Rp 200.000.

Untuk kendaraan bermotor roda dua atau tiga adalah Rp 100.000 per penerbitan.

Sementara bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih ialah Rp 200.000.

Baca juga: Segera Bayar Denda Tilang ETLE Nasional Sebelum STNK Anda Diblokir, Begini Caranya 

Jika pemilik diharuskan melakukan perubahan BPKB juga, untuk satu kali penerbitannya adalah Rp 225.000 untuk kendaraan roda dua dan tiga.

Khusus kendaraan bermotor roda empat atau lebih, biayanya sedikit mahal yakni Rp 375.000.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Syarat dan Biaya Ubah Status Warna Kendaraan di STNK dan BPKB"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved