Breaking News:

Info Populer

Cara Membuat Kartu Nikah Digital bagi Pasangan Pengantin Lama, Ini Syarat dan Prosedurnya

Kementerian Agama RI (Kemenag) mulai menghentikan penerbitan kartu nikah fisik mulai Agustus 2021.

Editor: Noviana Windri
ist
kartu nikah digital 

TRIBUN-BALI.COM - Kementerian Agama RI (Kemenag) mulai menghentikan penerbitan kartu nikah fisik mulai Agustus 2021.

Sebagai gantinya, Kemenag meluncurkan kartu nikah digital yang sudah mulai dirilis pada akhir Mei 2021.

Untuk mendapatkan kartu nikah digital salah satu caranya dengan scan QR code yang ada di buku nikah versi terbaru.

Pengantin dengan buku nikah lama

Berbeda dengan pengantin baru yang di buku nikahnya terdapat QR code, kode tersebut tidak terdapat dalam buku nikah pengantin yang sudah lama. 

Lantas bagaimana cara mengunduh kartu nikah digital bagi pengantin lama?

Baca juga: BEGINI Cara Mudah Mendapatkan Kartu Nikah Digital, Agar Tak Dicurigai Sebagai Pasangan Selingkuh

Baca juga: Terungkap, Buku Nikah Buktikan Kebohongan Meghan – Harry Soal Hari Pernikahan Mereka

Kasubdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, H Jajang Ridwan, mengatakan pengantin lama masih bisa mendapatkan kartu nikah digital.

Syaratnya, mereka harus mengurusnya di Kantor Urusan Agama (KUA) tempat nikah

"Minta ke KUA tempat nikah agar diinputkan dalam aplikasi Simkah Web dan dishare kartu nikah digitalnya," kata Jajang pada Kompas.com, Minggu (29/8/2021).

Berikut ini cara pengantin lama mendapatkan kartu nikah digital:

  1. Datang ke Kantor Urusan Agama tempat menikah.
  2. Data pernikahan dimasukkan ke dalam web Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah).
  3. Kartu nikah digital akan dikirim melalui email dalam bentuk soft file. "Sementara masih seperti itu mekanismenya.
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved