Breaking News:

Berita Buleleng

Diakibatkan Musim Hujan, Produksi Garam di Pejarakan Menurun, Kini Hanya Capai 5 Ribu Ton Per Tahun

Jumlah produksi garam dari petani di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng menurun.

Ratu Ayu Astri Desiani
Suasana di tempat produksi garam dari petani di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Minggu, 7 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Jumlah produksi garam dari petani di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng menurun.

Jika biasanya petani mampu memproduksi garam lokal hingga sebanyak 15 ribu ton per tahun, kini hanya bisa mencapai 5 ribu ton per tahun.

Baca juga: Warga Haturkan Banten Pule Gembal di Pura Perjuangan, Sebagai Wujud Syukur Karena Telah Miliki SHM

Baca juga: Rumah Ibunda Soekarno dan Masjid Jami Singaraja Dinyatakan Layak Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Turunnya jumlah produksi garam ini terjadi akibat musim hujan

Ketua Kelompok Petani Garam Desa Pejarakan, Iksan (47) ditemui Minggu, 7 November 2021 mengatakan, dengan menurunnya jumlah produksi, harga garam di tingkat petani pun menjadi naik.

Jika biasanya mencapai Rp 500 per kilogram, kini naik menjadi Rp 700 per kilogram.

Sementara di tingkat distributor mencapai Rp 1.300 hingga Rp2 ribu per kilogram karena sudah melalui proses pengemasan dan penghalusan.

"Anomali cuaca berubah-ubah, saat memasuki bulan September sebenarnya sudah mau panen,  tapi karena hujan jadi harus nunggu lagi selama satu bulan lagi itu pun kalau cuacanya terik. Makanya tahun ini jumlah produksinya berkurang hanya 5 ribu ton," ucapnya. 

Garam yang diproduksi oleh petani di Desa Pejarakan, ungkap Iksan paling banyak diserap di wilayah Karangasem.

Dimana, garam lokal itu sering digunakan untuk mengasinkan ikan, serta untuk ternak.

Sementara terkait luasan lahan tambak garam yang ada di Desa Pejarakan mencapai 200 hektar, dimana 50 hektar diantaranya adalah milik warga di desa setempat, sementara sisanya adalah lahan milik pemerintah dan pihak ketiga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved