Breaking News:

Berita Gianyar

Pedagang yang Tinggalkan Pasar Relokasi Sukawati Diharapkan Kena Sanksi, Ini Kata Kadisperindag

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary menanggapi permintaan pedagang untuk memberikan sanksi pada pedagang yang menin

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kondisi Pasar Relokasi Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu 7 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, Luh Gede Eka Suary menanggapi permintaan pedagang untuk memberikan sanksi pada pedagang yang meninggalkan Pasar Relokasi untuk pedagang Pasar Umum Sukawati, sehingga menyebabkan jenis dagangan di sini sedikit, dampaknya pembeli pun enggan datang.

Di mana, pedagang yang masih setia di Pasar Relokasi agar pemerintah tidak memberikan jatah tempat berjualan di Pasar Blok C. 

Baca juga: Pedagang Pasar Relokasi Sukawati Tinggalkan Pasar, Winarti Minta Pemerintah Tindak Tegas

Menurut Eka, pihaknya tidak bisa memutuskan begitu saja.

Sebab, kata dia, mungkin itu keinginan satu atau dua orang saja.

Sebab keputusan memberikan jatah tempat di Pasar Blok C sebagai pasar yang khusus menjual kesenian, telah diputuskan bersama.

"Jatah tempat di Pasar Blok C sudah disepakati, dan pedagang telah terdaftar sebagai pedagang di sana," ujarnya, Minggu 7 November 2021. 

Baca juga: PDAM Pikirkan Pakai Kemasan Botol Kaca, Perluasan Pasar Air Minum Produksi Pemkab Gianyar

Selain itu, menurut Eka, para pedagang yang mencari tempat berjualan lain atau meninggalkan Pasar Relokasi, merupakan salah satu dampak dari pandemi covid-19.

Di mana banyak dari mereka yang memilih untuk jemput bola atau mencari pelanggan ke tempat strategis.

Tidak lagi menunggu seperti pedagang pasar dalam kondisi normal.

Karena itu, pihaknya masih memberikan permakluman terkait hal itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved