Berita Denpasar
KABAR DUKA, Ketua PKB Denpasar H. Syafi'i Meninggal Dunia
Kabar tersebut seperti diungkapkan oleh Sekretaris DPC PKB Kota Denpasar, Moh. Ruslan saat dikonfirmasi, Senin 8 November 2021 sore
Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali.
Ketua DPC PKB Kota Denpasar, H. Syafi'i meninggal dunia secara mendadak, Sabtu (6/11/2021) malam.
Kabar tersebut seperti diungkapkan oleh Sekretaris DPC PKB Kota Denpasar, Moh. Ruslan saat dikonfirmasi, Senin 8 November 2021 sore.
Ia mengaku bahwa H. Syafi'i sendiri meninggal secara mendadak pada Sabtu malam.
Baca juga: Tak Mampu Bayar Tunggakan Sewa, 7 Persen Pedagang di Denpasar Kembalikan Tempat Jualan ke Perumda
Gus Rus sapaan akrabnya mengaku dirinya baru mengetahui beberapa saat setelah almarhum meninggal.
"Mendadak meninggalnya, saya aja tahu setelah beberapa jam beliau meninggal," katanya saat ditemui.
Dirinya juga mengatakan bahwa almarhum H. Syafi'i sendiri telah dimakamkan pada keesokan harinya, Minggu (7/11/2021) sore di Pemakaman Umum Wanasari Kampung Jawa, Denpasar.
"Beliau baru dimakamkan besoknya, di hari Minggu sore," ucapnya.
Saat disinggung mengenai penyebab meninggalnya H. Syafi'i tersebut, Gus Rus menjelaskan bahwa dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Hanya saja, ia mengakui bahwa yang bersangkutan menurutnya memiliki riwayat penyakit vertigo selama 5 tahun belakangan ini.
"Karena sakit udah lebih dari 5 tahun, kena vertigo, kalau kelelahan, terlambat minum obat jatuh biasanya, itu gitu," akunya.
Bahkan, ia memiliki pengalaman saat mengawal almarhum mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang pada 2015 lalu.
Saat itu, almarhum sempat mengalami sakit hingga jatuh di lokasi muktamar
"Saya pernah ngawal waktu muktamar NU Jombang," kata Mantan Sekretaris PCNU Denpasar ini.
Baca juga: Jelang Galungan, 24.000 Kg Daging Babi Beredar di Pasaran di Denpasar
Gus Rus juga mengaku bahwa pihaknya juga merasa kehilangan dengan meninggalnya H. Syafi'i tersebut.
Menurutnya, sosok almarhum adalah sosok pemimpin yang bersahaja dan selalu menghormati serta mengakomodir aspirasi kader.
"Kami sangat kehilangan sekali, sosok ketua yang selalu mengakomodir aspirasi kader," tambahnya.
Bahkan, dirinya menyebut sosok H. Syafi'i sendiri merupakan pemimpin yang dapat menjadi sosok bapak, kakak, dan sahabat para kadernya.
Sehingga, sosok H. Syafi'i menurutnya sangat tidak tergantikan di PKB.
"Beliau adalah sosok ketua yang bisa menjadi sosok bapak, kakak, teman curhat baik saya atau dia. Selain itu beliau adalah sosok yang tidak tergantikan," ucapnya.
Mengenai sosok pengganti H. Syafi'i di kepengurusan, Gus Rus menjawab secara diplomatis.
Menurutnya, pihaknya tidak mau membahas hal tersebut.
Pasalnya, saat ini pihaknya sedang mengaku sedang masa berkabung.
"Saya nggak etis bicara itu, ini masih masa berkabung," ucapnya.
Baca juga: Dua Anggota Polda Bali dan Dua Kepala Sekolah di Denpasar Dapat Penghargaan dari Kapolri
Seperti diketahui, H. Syafi'i sendiri sebelumnya sempat menjadi Ketua PCNU Denpasar periode 2008-2013 dan 2013-2018.
Usia berkhidmat di NU, ia kemudian terpilih sebagai Ketua DPC PKB Denpasar selama dua periode pada 2016-2020 dan 2021-2025. (*)
Artikel lainnya di Berita Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-pemakaman-almarhum-h-syafii-di-pemakaman-umum-wanasari.jpg)