Menko Luhut Soroti Restoran dan Beach Club di Bali Masih Terjadi Pelanggaran Prokes

Ini bisa dilihat dari situasi Pandemi Covid-19 yang terus terjaga pada kondisi rendah, dan kasus konfirmasi di Jawa Bali yang terus mengalami

Tribun Bali / Zaenal Nur Arifin
Menko Marves Luhut Pandjaitan saat konferensi pers acara forum investasi dengan negara-negara mitra di Nusa Dua, Bali 

Terkait hal itu, Menko Airlangga mengatakan ada 156 kabupaten/kota yang asesmen level 2 namun karena vaksinasinya di bawah 50 persen sehingga dinaikkan menjadi level 3.

Baca juga: Walau Sudah Dibina Tapi Anak-anak Tetap Jualan Tisu, KPPAD Bali Harap Ada Awig-awig Desa yang Ngatur

"Jadi ada 160 kabupaten/kota pada level 3. Kemudian di level 2 total ada 175 kabupaten/kota dan level 1 ada 51 kabupaten/kota,” jelasnya.

Disamping itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin dalam konferensi pers yang sama mengupdate jumlah cakupan vaksinasi.

Menteri Budi mengatakan sejauh ini sudah 125 juta orang Indonesia telah divaksin covid-19 dosis satu atau 60 persen dari yang ditargetkan.

Sementara yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap sebanyak hampir 80 juta orang atau 38 persen dari target.

“Per-kemarin sudah ada 205 juta yang divaksin, Kita menembus 200 juta dosis di minggu lalu. Dengan laju seperti ini, kita estimasi di akhir tahun akan bisa kita berikan 290-300 juta dosis,” tuturnya.

Menkes juga memaparkan Indonesia saat ini terus melakukan deteksi untuk mencegah masuknya varian baru COVID-19 yaitu A.Y.4.2 yang kini sudah ada di Malaysia.

Sebagai pencegahannya, menurut Budi Indonesia sudah melakukan 1.500 sampai 1.800 genome sequence test yang dilakukan dan hasilnya belum ada varian baru yang masuk ke Tanah Air.

“A.Y.4.2 sudah sampai di Malaysia tapi belum atau tidak terdeteksi di Indonesia sampai sekarang, kita jaga terus perbatasan apalagi banyak orang Indonesia keluar masuk dari Malaysia, ini nanti akan kita tingkatkan penjagaannya” tegasnya.

Terakhir Menko Luhut tidak bosan mengajak agar semua masyarakat Indonesia terus memanjatkan doa sekaligus berupaya untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan.

“Disiplin protokol Kesehatan adalah kunci agar kasus tetap terkendali. Kita tidak boleh lengah untuk terus waspada dan hati-hati terhadap Covid-19,” demikian kata Menko Luhut.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved