Breaking News:

Berita Bali

Penyajaan Galungan, Turunnya Bhuta Dungulan, Kekang Hawa Nafsu

Penyajaan Galungan dilaksanakan hari ini Senin 8 November 2021, dua hari sebelum Hari Raya Galungan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN BALI / RIZAL FANANY
STT Eka Murti Yowana memotong babi setiap Penyajaan Galungan dan dagingnya dijual kepada masyarakat. Penyajaan Galungan dilaksanakan hari ini Senin 8 November 2021, dua hari sebelum Hari Raya Galungan. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyajaan Galungan dilaksanakan hari ini Senin 8 November 2021.

Tepatnya Senin (Soma) Pon wuku Dunggulan atau dua hari sebelum Hari Raya Galungan.

Pada saat ini, umat Hindu membuat jajan yang akan dipakai saat Hari Raya Galungan lagi dua hari.

Salah satu jajan yang biasa dibuat yakni jaje uli yang berbahan dasar ketan.

Baca juga: Jaya Negara - Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

Selain itu, saat ini juga dilakukan persiapan berbagai sarana upakara, baik dari bahan janur, slepan, maupun ron.

Secara filosofi Penyajaan berasal dari kata saja yang berarti sungguh-sungguh.

Sehingga hari ini seseorang meningkatkan atau memperkuat kesungguhannnya dalam menyambut kemenangan dharma atas adharma.

Dalam Lontar Sundarigama disebutkan:

Soma pon wahiyaning wang angomong yoga semadi yata pituhu-tuhun nyumade, sad gana lawan betara, yata sinambat penyajaan dening loka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved