Breaking News:

Berita Gianyar

UPDATE - Penyebar Video Adegan Mesum Pelajar, Ditahan Polres Gianyar

Penyebar video adegan mesum pelajar di Kabupaten Gianyar, kini mendekam di jeruji besi Polres Gianyar.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Laorens (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait kasus video pornografi, di Mapolres Gianyar, Senin 8 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Penyebar video adegan mesum pelajar di Kabupaten Gianyar, kini mendekam di jeruji besi Polres Gianyar.

Ia merupakan seorang pemuda berinisial WA berusia 21 tahun asal Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali.

Ia ditangkap di rumahnya, Minggu  7 November 2021 malam.

WA kini dijerat pasal terkait merekam dan menyebarkan tindakan pornografi dengan ancaman enam tahun penjara. 

Baca juga: Viral Video Pelajar Berhubungan Intim Gunakan Seragam SMK di Gianyar, Polisi Buru Penyebar Video

Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Laorens, Senin 8 November 2021 mengatakan, pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebar dan perekam video tindakan asusila, yang belakangan viral di media sosial.

Laorens membenarkan bahwa artis dalam video berstatus pelajar, dengan usia perempuan 17 tahun dan 16 tahun laki-laki.

Namun dalam hal ini, pihaknya tidak menangkap artis dalam video. 

Sebab dalam menetapkan si artis sebagai tersangka, itu membutuhkan kajian dari berbagai pihak.

Entah itu dilakukan oleh Badan Pemasyarakatan (Bapas) atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2).

"Artis dalam video ini, masih dalam penyelidikan. Yang jelas kami sampaikan memang betul, adegan itu keduanya merupakan pelajar. Umur 17 (cewek) dan 16 tahun. Nanti pertanggungjawaban mereka tentu ada penelitian dari Bapas atau P2TP2," ujar Laorens.

Baca juga: Pemkab Buleleng Melalui Dinas Kominfosanti Melakukan Studi Komparasi ke Pemkab Gianyar dan Badung

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved