Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat Indonesia China Dicuri, Pemerintah Rugi Rp 1 Miliar

Pemerintah rugi sebesar 1 miliar usai komplotan maling mencuri besi proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)

Tayang:
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Irma Budiarti
Dok. KCIC
60 batang rel kereta cepat asal China dikirimkan ke Depo Kereta Cepat Tegalluar, masuk tahap pengelasan. 

TRIBUN-BALI.COM – Pemerintah rugi sebesar 1 miliar usai komplotan maling mencuri besi proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur.

Polisi mengungkapkan, komplotan maling pencuri besi tersebut telah melakukan aksinya selama enam bulan belakangan.

Dilansir Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Selasa 9 November 2021, hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan.

“Ini sudah berlangsung enam bulan,” ujar Erwin pada Senin 8 November 2021, dikutip Tribun-Bali.com pada artikel berjudul 111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, Pelaku Sudah Beraksi 6 Bulan.

Lebih lanjut, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Makasar, Iptu Mochamad Zen menuturkan kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih.

Baca juga: Jakarta Terendam Banjir, Mulai Besok Mega Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Dihentikan

Hal tersebut berdasarkan bukti catatan hasil inventarisasi dari Juli hingga Oktober 2021.

"Barang bukti hasil inventarisasi dari Juli sampai Oktober 2021, tercatat di daftar material yang hilang diperkirakan seharga Rp 1 miliar lebih," kata Zen, Senin.

Pekerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di SS Pasteur, Jabar.
Pekerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung di SS Pasteur, Jabar. (DOK. JASAMARGA METROPOLITAN TOLLROAD)

Ada Bantuan Orang Dalam

Polisi juga mendalami keterlibatan orang PT Wijaya Karya (Wika) dalam kasus pencurian besi.

Yang terjadi proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur.

"Ada indikasi demikian (keterlibatan orang dalam). Kami kembangkan lebih lanjut.

Untuk mengungkap siapa saja yang terlibat," kata Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Erwin Kurniawan.

Erwin menyebutkan, komplotan pencuri besi itu melakukan aksinya dengan bebas.

 "Apakah ada indikasi orang dalam, itu akan kami dalami," ujar Erwin.

Polisi menangkap lima anggota komplotan maling yang mencuri besi proyek KCIC di wilayah Cipinang Melayu.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat di Bali Dapat Sokongan Investor Korsel, Tahap Awal Bangun Rel Bandara-Kuta

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved