Breaking News:

Berita Bangli

Dinas PKP Bangli Sasar 16 Titik Tempat Pemotongan Babi, Pastikan Daging Aman Dikonsumsi

Pemeriksaan dilakukan dengan dua cara. Yakni ante Morfem atau sebelum disembelih, dan pos mortem atau setelah disembelih

Istimewa
Tim Dinas PKP Bangli saat melakukan pemeriksaan ante mortem dan pos mortem di sejumlah titik, Selasa (9/11/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli melakukan pemeriksaan babi jelang hari raya Galungan.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya penyakit yang terkandung dalam tubuh hewan.

Pemeriksaan dilakukan dengan dua cara. Yakni ante Morfem atau sebelum disembelih, dan pos mortem atau setelah disembelih.

Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma mengungkapkan, pemeriksaan ante mortem sudah dilakukan sejak hari Minggu (7/11/2021).

Baca juga: Harga Cabai & Bawang Anjlok Jelang Galungan, Pedagang di Pasar Kidul Bangli Keluhkan Sepinya Pembeli

Dalam hal ini, pihaknya mengambil sampel di 16 titik tempat pemotongan hewan.

"Masing-masing kecamatan ada 4 titik yang diperiksa.

Total ada 15 petugas yang dilibatkan dalam pemeriksaan ini," sebutnya, Selasa (9/11/2021).

Sementara pemeriksaan post mortem sudah dilakukan sejak hari Senin (8/11/2021) hingga Selasa (9/11/2021).

Sarma menjelaskan, tujuan dilakukannya pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem, adalah untuk memastikan keamanan daging sebelum dikonsumsi masyarakat.

"Berdasarkan pemeriksaan hari ini, tidak ditemukan adanya penyakit ataupun parasit yang terkandung dalam daging," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved