Breaking News:

Berita Karangasem

Longsor Tutup Akses Jalan di Temukus Karangasem

Angin disertai hujan yang  guyur Karangasem, Rabu 10 November 2021 malam hari, mengakibatkaan longsor di Banjar Dinas Temukus, Besakih

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
BPBD Kab. Karangasem
Petugas BPBD Kab. Karangasem, Dinas PUPR9 serta warga mengevakuasi material longsor, Kamis (11/11) pagi hari. Jalanan sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda 2 dan 4. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Angin disertai hujan yang  guyur Karangasem, Rabu 10 November 2021 malam hari, mengakibatkaan longsor di Banjar Dinas Temukus, Besakih, Kecamatan  Rendang.

Material longsor tutup seluruh badan jalan, hingga arus lalu lintas sekitar lokasi terhambat.

Plt. Kepala BPBD Kaarangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, bencana longsor terjadi setelah diguyur hujan beberapa jam.

Petugas langsung kelokasi untuk melakukan assesment di lokasi.

Tidak ada korban serta  mengalami luka.

Baca juga: Warga Terunyan Bangli Bangun Tanggul Darurat, Pakai Sisa Material Longsor, Antisipasi Banjir Susulan

Baca juga: Warga di Desa Terunyan Bangli Bangun Tanggul Darurat dari Sisa Material Longsor

Baca juga: Buleleng Dikepung Longsor, Terjadi di 8 Titik Akibat Hujan Deras

Material longsor hanya menutup badan jalan raya.

"Pemicunya karena diguyur hujan, sehingga kondisi tanah menjadi labil dan rawan longsor. Proses evakuasi dilaksanakan, Kamis 11 November 2021 pagi hari, dikarenakan cuaca dilokasi gelap,"ungkap IB Ketut Arimbawa, Kamis 11 November 2021 pukul 09.00 wita.

Ditambahkan, proses evakuasi dilakukan pagi.

Melibatkan sejumlah personil.

Penanganan dimulai pukul 08.54 sampai 09.45 wita.

Akses jalan yang menghubungkan Junggul ke Pura Tanggul Besi sudah bisa di lewati roda 2 dan 4.

Penangan lanjutan akan dilaksanakan karya jalan.

Pihaknya menghimbau warga untuk tetap waspada dan hati - hati.

Mengingat cuaca di Karangasem  anomali, berubaah - ubah.

Warga diminta agar menjauhi tebing serta pohon saat turun hujan.

Baca juga: Ibarat Jatuh Tertimpa Tangga,Harga Hasil Panen Petani dari 3 Desa di Bangli Terdampak Longsor Anjlok

Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Rumah di Payangan Gianyar Tertimpa Longsor, Sarana Upakara Ludes Tertimbun

Tujuannya antisipasi hal tak diinginkan.

Seperti tertimpa longsor dan bencana pohon tumbang.

Ditambahkan, seesuai  pemetaan BPBD, dari 78 Desa / Kelurahaan di Kab. Karangasem, seekitar 50 desa berpotensi  mengalami bencana tanah longsor saat hujan.

Daerah yang  berpotensi terjadi longsor teersebar di 8 Kecamatan. Seperti Kec. Rendang, Sidemen, dan Bebandem.

Untuk Kecamatan Sideman, daerah yang berpotensi longsor sebanyak 9 desa.

Seperti Desa Lokasari, Desa  Wismakerta, Desa Tri Eka Buana, Desa Telagatawang, Desa  Sinduwati,  Talibeng, Tangkup, Kerta Buana dan Sidemen.

Semua daerah ini berdekataan dataran tinggi bebukitan.

Kecamatan  Selat hampir semua daerah berpotensi longsor. Abang hanya 7 daerah berpotensi  longsor.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Dusun Cemara Landung Bangli Tertutup Material Longsor

Baca juga: PERSIB BANDUNG: Hansamu Yama Bikin Persib Longsor Dari Puncak Klasemen Liga 1

Untuk Kec. Bebandem, hanya beberapa desa  seering trjadi longsor. Kec. Rendang ada 5 Desa.

Dan untuk Kecamatan Kubu hanya 4 desa yang berpotensi mengalami tanah longsor.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved