Breaking News:

Berita Buleleng

Mulai Januari 2022 Tarif Dasar Air Minum Naik Sebesar Rp 210 Per Meter Kubik

Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng akan menaikkan tarif dasar air minumnya, mulai Januari 2022 mendatang.

Ratu Ayu Astri Desiani
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng akan menaikkan tarif dasar air minumnya mulai Januari 2022 mendatang.

Kenaikannya sebesar Rp 210 per meter kubik atau dari sebelumnya sebesar Rp 2.340 meter per kubik menjadi Rp 2.550 meter per kubik.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng,  Made Lestariana dikonfirmasi Kamis 11 November 2021 mengatakan, kenaikan tarif sejatinya rutin dilakukan setiap tahun atas intruksi Kemendagri.

Baca juga: Dampak Pandemi, Tunggakan Tagihan Air di Buleleng Capai Rp8 Miliar

Baca juga: Serial Animasi Ini Geser Squid Game Sebagai Acara Terpopuler di Netflix, Berhasil Raih Banyak Pujian

Namun, sejak 2020 hingga 2021 pihaknya memutuskan untuk tidak menaikan tarif dasar air minum karena situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan perekonomian masyarakat terpuruk.

Mengingat saat ini kasus Covid-19 mulai menurun dan aktifitas masyarakat mulai dilonggarkan, maka pada tahun 2022 mendatang, pihaknya memutuskan untuk menaikan tarif dasar air minum sebesar Rp 210 per meter kubik. 

Tarif dasar air minum yang ditetapkan pada 2022 mendatang itu diklaim Lestariana sudah memenuhi asas keterjangkauan.

Dimana berdasarkan Upah Minimum yang ditentukan Pemprov Bali untuk Buleleng pada 2021 sebesar Rp 2.5 juta lebih per bulan.

Artinya batasan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan air minum per bulan mencapai Rp 101 ribu lebih.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Buleleng Melambung Diatas HET Sejak Seminggu

Baca juga: Gubernur Bali Koster Ukir Sejarah, Selesaikan Konflik Agraria di Sumberklampok Buleleng

Baca juga: Serial Animasi Ini Geser Squid Game Sebagai Acara Terpopuler di Netflix, Berhasil Raih Banyak Pujian

Sementara dengan penetapan tarif sebesar Rp Rp 2.550 per meter kubik, satu rumah tangga dengan jumlah anggota keluarga empat orang, diperkirakan rata-rata akan membayar air minum sebesar Rp 76 ribu per bulan.

"Jadi masih dibawah asas keterjangkauan yang ditetapkan oleh Pemprov Bali," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved