Breaking News:

Berita Denpasar

Terkait Video Asusila Pelajar di Gianyar, Pemerhati Anak Sebut Ada Pengaruh Medsos hingga Lingkungan

Terkait video mesum pelajar di Gianyar, pemerhati anak sebut ada pengaruh medsos hingga lingkungan

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Pemerhati anak di Bali, Siti Sapurah alias Ipung, saat ditemui Tribun Bali untuk dimintai pandangannya tentang kasus viral video mesum pelajar di Gianyar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terkait video mesum pelajar di Gianyar, pemerhati anak sebut ada pengaruh medsos hingga lingkungan.

Terkait kasus tersebarnya video porno dengan pemeran yang diduga siswa sebuah SMP di Gianyar, Polres Gianyar kini masih terus menanganinya.

Pelaku penyebaran video esek-esek sudah ditangkap pihak kepolisian, dan diketahui berinisial WA berusia 21 tahun.

Siti Sapurah alias Ipung, pemerhati anak di Bali, mengatakan dua pelajar yang melakukan adegan dewasa di dalam video viral itu tidak bisa ditetapkan sebagai pelaku kriminal.

Menurut Ipung, kedua remaja melakukan hubungan seks karena beberapa faktor penyebab, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Baca juga: Viral Video Mesum Pelajar di Bale Bengong Gianyar, KPPAD Bali: Pemeran Adalah Korban

"Mereka yang ada di video itu adalah anak di bawah umur. Apapun yang dilakukan anak, tidak bisa disalahkan langsung pada dirinya," kata Ipung saat ditemui Tribun Bali, Rabu 10 November 2021.

"Itu ada pengaruh dari pengawasan orangtua, yang tidak ketat. Kedua juga karena pengaruh lingkungan.

Masyarakat yang tidak punya empati terhadap anak-anak ini," ujar Ipung.

Terkait tersebarnya video tersebut, ia menyebut faktor pemerintah turut berperan secara tidak langsung.

Sebab, pemerintah disebut Ipung memiliki institusi yang berwenang untuk menurunkan (take down) konten-konten pornografi dan pornoaksi di media sosial.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved