Breaking News:

Berita Klungkung

Bidik Tersangka Lain Kadus BUMDes Besan, Kejari Jadwalkan Pemeriksaan Tersangka Pekan Depan

Kejaksaan Negeri Klungkung membidik tersangka baru dalam kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Kajari Klungkung Shirley Manutede bersama dengan Kasi Intel  Erfandy Kurnia dan Kasi Pidsus Bintarno saat ditemui di Kejari Klungkung. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Kejaksaan Negeri Klungkung membidik tersangka baru dalam kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Bahkan pihak Kejari telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka, I Komang NS (29) pada pekan depan. 

Baca juga: Kejari Klungkung Sita Uang Hasil Dugaan Kasus Penyelewengan Dana di LPD Ped Senilai Rp457 Juta

Baca juga: Nyaris Sepekan Tak Rawat Pasien Covid-19, RSUD Akan Evaluasi Pengalihan Ruang Isolasi Pada 2022

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klungkung Erfandy Kurnia menjelaskan, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan tingkat penyidikan.

Pemeriksaan akan dilakukan terhadap pihak-pihak terkait kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Besan, termasuk tersangka Komang NS yang belum ditahan.

"Sejauh ini tersangka masih kooperatif. Semoga tersangka bisa memperlancar pengungkapan kasusnya," ujar Erfandy Kurnia saat dikonfirmasi, Jumat, 12 November 2021. 

Sementara untuk nama-nama yang akan diperiksa, pihaknya masih belum bisa mengumumkannya secara detail. 

Baca juga: Nyaris Sepekan Tak Rawat Pasien Covid-19, RSUD Akan Evaluasi Pengalihan Ruang Isolasi Pada 2022

Baca juga: Kejari Klungkung Sita Uang Hasil Dugaan Kasus Penyelewengan Dana di LPD Ped Senilai Rp457 Juta

"Nama-nama yang diperiksa, nanti saat pemeriksaan oleh Kasi Pidsus pasti diinformasikan," jelasnya.

Hanya saja pihaknya tidak menampik, membidik tersangka lain dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp650 juta tersebut.

Kasus ini pun masih terus didalami untuk menemukan bukti-bukti baru.

"Logika saja, uang sebanyak itu apakah digunakan sendiri atau ada pihak lain yang ikut menikmati dan terlibat. Nanti kami gali di penyidikan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Klungkung menetapkan Komang NS sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat, 29 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Kejari Klungkung Sita Uang Hasil Dugaan Kasus Penyelewengan Dana di LPD Ped Senilai Rp457 Juta

Baca juga: Nyaris Sepekan Tak Rawat Pasien Covid-19, RSUD Akan Evaluasi Pengalihan Ruang Isolasi Pada 2022

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

Tersangka merupakan mantan bendahara di BUMDes Desa Besan yang diduga melakukan penyelewengan dana BUMDes dengan cara membuat kredit fiktif simpan pinjam BUMDes, tidak menyetorkan dana pembayaran pinjaman yang dititipkan oleh debitur kepada tersangka.

Dan tidak menyetorkan uang hasil usaha Toko BUMDes Kertha Jaya sehingga diestimasikan merugikan negara sekitar Rp650 juta. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved