Breaking News:

Berita Klungkung

Nyaris Sepekan Tak Rawat Pasien Covid-19, RSUD Akan Evaluasi Pengalihan Ruang Isolasi Pada 2022

Angka kasus Covid-19 di Klungkung kian melandai. Bahkan nyaris sepekan, RSUD Klungkung tidak merawat pasien Covid-19.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita Suputra
Situasi ruang isolasi Covid-19 yang mulai kosong di RSUD Klungkung, Jumat 24 September 2021 lalu 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURAPURA- Angka kasus Covid-19 di Klungkung kian melandai.

Bahkan nyaris sepekan, RSUD Klungkung tidak merawat pasien Covid-19.

Namun meskipun demikian, pihak RSUD masih enggan melakukan pengalihan ruang isolasi karena mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus pasca hari Raya Galungan maupun libur Natal dan Tahun baru pada akhir tahun nanti.

Baca juga: Antisipasi Penyelewengan, Anggota TNI Awasi Penyaluran Sembako di Desa Timuhun Klungkung

Baca juga: Tempat Wisata di Klungkung Ramai Dikunjungi Warga Pasca Galungan, Satgas Covid-19 Disiagakan

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, pihaknya sudah tidak merawat pasien Covid-19 sejak Sabtu, 6 November 2021 lalu.

Hingga, Jumat 12 November 2021 tidak ada penambahan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung.

Sementara meskipun demikian, masih disiagakan ruang isolasi dengan kapasutas 67 tempat tidur dan 6 tempat tidur untuk ICU khusus Covid.

"Kami belum ada (pengalihan ruangan isolasi, red) karena masih antisipasi kemungkinan peningkatan kasus pada pasca libur Natal dan Tahun Baru," ungkap Kesuma, Jumat, 12 November 2021. 

Baca juga: Puncak Penyeberangan ke Nusa Penida Klungkung Berlangsung Hari Ini

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

Menurutnya untuk pengalihan ruangan isolasi Covid-19 nantinya akan dievaluasi pada awal tahun 2022.

Demikian halnya dengan para nakes yang direkrut khusus untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD Klungkung.

Jika kasus tetap melandai, tidak menutup kemungkinan kontrak mereka tidak diperpanjang.

Sementara itu RSUD Klungkung saat ini sudah mendirikan klinik Covid-19 untuk antisipasi melonjaknya kasus Covid-19 pasca libur hari Raya Galungan maupun libur Natal dan Tahun baru pada akhir tahun nanti.

Baca juga: Filosofi Pemaridan Guru Serta Maknanya Dalam Hindu Usai Hari Suci Galungan

Klinik ini nantinya menangani pasien Covid-19 dengan gejala ringan, atau yang  tidak membutuhkan rawat inap, serta  pasien pasca opname yang masih mengalami keluhan terkait penyakit Covid-19.

Baca juga: Pasar Umum di Klungkung Melayani Transaksi Menggunakan QRIS

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

"Kami sudah menyiapkan obat, APD, bahan habis pakai dan SDM untuk antisipasi jika ada lonjakan kasus. Selain membuka Klinik Covid-19, kapasitas ruang isolasi untuk rawat inap pasien Covid-19 juga tidak kami kurangi," ungkapnya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved