Breaking News:

Berita Badung

Tanah Tak Stabil Saat Hujan Lebat Akibatkan Longsor di Wilayah Petang, Akses Jalan Sempat Tertutup

Bencana tanah longsor terjadi di Jalan menuju Pura Puncak Tedung, Kecamatan Petang pada Jumat 12 November 2021. 

Istimewa
Akses jalan tertutup setengah lantaran terjadi tanah longsor di Jalan menuju Pura Puncak Tedung, Kecamatan Petang pada Jumat, 12 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bencana tanah longsor terjadi di Jalan menuju Pura Puncak Tedung, Kecamatan Petang pada Jumat 12 November 2021. 

Meski tidak menyebabkan kerusakan fatal, namun akses jalan di wilayah Mundudamping sempat tertutup.

Baca juga: Rayakan Galungan, 1.289 Babi di Potong di Kabupaten Badung

Baca juga: Sebanyak 702 Aset Tanah Milik Pemkab Badung Belum Bersertifikat

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr Ni Nyoman Ermy Setiari saat dikonfirmasi, tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku tanah longsor menutupi setengah badan jalan.

"Iya ada tanah longsor di wilayah Petang. Semua itu karena curah hujan yang cukup tinggi," ucapnya.

Pihaknya mengatakan kejadian tanah longsor tersebut, pertama kali dilaporkan oleh pihak desa yakni prebekel Petang.

Kendati demikian dari BPBD sudah langsung menyarankan untuk diatensi langsung oleh pihak desa.

Baca juga: Daftar Hari Raya di Bulan November 2021, Lengkap dengan Maknanya 

Baca juga: Sebanyak 702 Aset Tanah Milik Pemkab Badung Belum Bersertifikat

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

"Di desa kan ada tim siaga bencana dan petugas kebersihan. Sehingga karena tergolong tidak besar jadi bisa melakukan eksekusi langsung," bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt BPBD Badung wayan Wirya mengakui jika di wilayah Petang kerap terjadi hujan lebat.

Bahkan lantaran tanah tidak stabil, sehingga mengakibatkan adanya tanah longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved