Breaking News:

Berita Denpasar

Viral di Medsos Sebut Angin Puting Beliung di Pantai Ponjok Batu, Ini Penjelasan BBMKG

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menjelaskan fenomena angin puting beliung yang viral di media sosial

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Fenomena angin puting beliung yang terjadi di tengah perairan laut Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Kamis, 11 November 2021 lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menjelaskan fenomena angin puting beliung yang viral di media sosial terjadi di Pantai Ponjok Batu, Perairan laut Desa Pacung, Tejakula, Buleleng ialah fenomena waterspout.

Baca juga: Nyoman Parsa Akui Terkejut Lihat Angin Puting Beliung di Tengah Laut Desa Pacung

"Video tersebut merupakan fenomena waterspout," terang Koordinagor Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar, Dwi Hartanto kepada Tribun Bali, Jumat, 12 November 2021 malam.

Dwi menjelaskan waterspout adalah fenomena seperti puting beliung, tetapi terjadi di atas perairan dapat terjadi di danau maupun laut.

Mekanisme pembentukan waterspout, kata dia, sama halnya seperti puting beliung. 

"Fenomena ini muncul dari sistem awan cumulonimbus dan membentuk pusaran angin seperti belalai," terangnya.

"Awan cumulonimbus juga mengindikasikan fenomena cuaca buruk seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir," jabarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng dihebohkan dengan fenomena angin puting beliung di perairan laut desa setempat.

Baca juga: Nyoman Parsa Akui Terkejut Lihat Angin Puting Beliung di Tengah Laut Desa Pacung

Baca juga: DISKON! Promo JSM Indomaret 12-14 November 2021, Soft Drink Ukuran 1,5L Beli 2 Hanya Rp 22 Ribuan 

Baca juga: Regulasi Tidak Sinkron Timbulkan Kendala Bagi KPU Kabupaten/Kota, Data Pemilih Terancam

Beruntung fenomena ini tidak memakan korban jiwa dan menimbulkan kerusakan. 

Ditemui Jumat, 12 November 2021 Nyoman Parsa (50) mengatakan, fenomena itu terjadi pada Kamis, 11 November 2021 kemarin, sekira pukul 15.00 wita.

Baca juga: Nyoman Parsa Akui Terkejut Lihat Angin Puting Beliung di Tengah Laut Desa Pacung

Kala itu ia baru saja selesai melakukan persembahyangan di areal Pura Ponjok Batu, Desa Pacung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved