Breaking News:

Otomotif

Diluncurkan di Tengah Insentif PPnBM, Daihatsu All New Xenia Diprediksi Dongkrak Pasar Otomotif Bali

"Target Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hingga tanggal 21 November 2021 saat periode launching 40 unit.

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Launching Daihatsu All New Xenia di Atrium Mall Bali Galeria, Badung, Bali, pada Minggu 14 November 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kehadiran All New Xenia diharapkan memberikan kontribusi positif untuk mendongkrak penjualan unit dan market share pasar otomotif Daihatsu di wilayah Bali.

Munculnya All New Xenia juga didukung adanya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditetapkan pemerintah hingga 31 Desember 2021 mendatang yang dampak positifnya kini dirasakan industri otomotif di masa pandemi COVID-19.

Sebagaimana disampaikan Kepala Cabang Astra Daihatsu Denpasar Cokro-Tabanan-Gianyar, Arief Budianto dalam press conference launching All New Xenia di Atrium Mall Bali Galeria, Badung, Bali, pada Minggu 14 November 2021.

"Target Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hingga tanggal 21 November 2021 saat periode launching 40 unit.

Baca juga: Mobilitas Masyarakat Semakin Tinggi, Xenia Tawarkan Kenyamanan Prima

PPnBM pengaruh besar di Bali, semenjak PPnBM dinolkan pengurangan harga unit bisa mencapai Rp 15-18 juta rupiah, ini menjadi pemicu penjualan yang meningkat 20-30 persen dibanding sebelumnya, setelah sebelumnya kita tarik periode Pandemi sempat anjlok hingga 80 persen," paparnya.

Pihaknya memprediksi, kelengkapan fitur baru lada generasi ketiga Xenia ini dibarengi masa insentif PPnBM yang masih berlangsung serta program DP 10 persen pada periode launching sehingga mampu meningkatkan pasar otomotif Daihatsu di Bali.

Bahkan, pada unit All New Xenia, Daihatsu sudah menyiapkan strategi untuk penghematan nominal pajak tanpa mengurangi ketangguhan mobil.

Arief menjelaskan, Xenia yang baru ini memiliki perbedaan di roda penggeraknya jika dibandingkan keluaran sebelumnya dengan menggunakan penggerak roda depan.

"All New Xenia menggunakan penggerak roda depan, peraturan pajak uji emisi, berdasarkan tingkat emisi BBM dan emisi gas buang, lebih irit dan efisien menggunakan teknologi roda depan. Harapannya agar konsumsi hemat, PPnBM paling kecil bisa 15 persen," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved