Breaking News:

Berita Gianyar

Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Bocah saat Ngelawang di Gianyar Menurut Polisi

Dimana saat itu, korban bersama rombongan ngelawangnya sedang ngelawang di TKP, dan tiba-tiba ditabrak oleh pengendara Shogun

istimewa
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian Komang Napoleon ditabrak motor hingga tewas di Jalan Raya Kembengan, Tulikup, Gianyar, Bali, Sabtu 13 November 2021 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Satuan Lalu Lintas Polres Gianyar, Bali saat ini masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya, I Komang Barat Napoleon (12) saat ngelawang bersama teman-temannya di Jalan Raya Kembengan, Desa Tulikup, Gianyar, Sabtu 13 November 2021 petang.

Dimana saat itu, korban bersama rombongan ngelawangnya sedang ngelawang di TKP, dan tiba-tiba ditabrak oleh pengendara sepeda motor Shogun.

Kasatlantas Polres Gianyar, AKP Ni Putu Nila Indrayani, Minggu 14 November 2021 mengungkapkan, kejadian ini bermula saat sepeda motor Suzuki Sogun Dk 6705 BO yang dikendarai oleh Putu Agus Adnyana Putra (19) asal Banjar Blahpane Kaje, Desa Sidan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar  datang dari arah utara menuju selatan.

Sementara Komang BN bersama rombongan kesenian barong sedang berjalan di pinggir jalan menuju arah selatan di jalan Raya Kembengan, Desa Tulikup.

Baca juga: UPDATE: Komang Napoleon Tewas Saat Ngelawang Barong di Gianyar, Orangtua Meyakini Ada Unsur Niskala

Setibanya sepeda motor tersebut di tempat kejadian perkara, tiba-tiba pengendara motor Suzuki Shogun tersebut menabrak korban yang sedang berdiri bersama rombongan kesenian Barong di pinggir jalan sebelah timur dari utara.

Saat ditabrak, korban yang status hukumnya sebagai pejalan kaki, terseret bersama sepeda motor.

Akibatnya, korban mengalami luka kepala bagian kiri belakang  robek, pergelangan kaki kiri patah dan lutut kaki kiri lecet.

"Korban pejalan kaki mengalami luka dan meninggal dunia di TKP, lalu diibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani sedangkan pengendara sepeda Shogun dibawa ke Rumkit Family Usada," ujarnya.

Adapun luka yang dialami pengendara sepeda motor tersebut, kata AKP Nila, di antaranya, kepala dahi kiri memar, pipi kiri dan dagu lecet-lecet, serta pergelangan kaki kiri robek.

Terkait kondisi jalan, kata dia, jalanan lurus, pandangan bebas, permukaan jalan kering dan jalan merupakan jalanan umum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved