Breaking News:

Berita Gianyar

Kasus Persidangan Sengketa Lahan, Krama Guwang 'Pundut' Barang Bukti Kepemilikan Lahan ke PN Gianyar

Proses persidangan sengketa tanah antara Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali selaku tergugat dan I Ketut Gede Dharma Putra asal Banjar

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Krama Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali saat mengawal prajuru ke Pengadilan Negeri Gianyar, Senin 15 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Proses persidangan sengketa tanah antara Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali selaku tergugat dan I Ketut Gede Dharma Putra asal Banjar/Desa Celuk, Kecamatan Sukawati terus bergulir.

Di mana Senin 15 November 2021 merupakan agenda penyerahan bukti kepemilikan lahan.

Dalam penyerahan tersebut, krama Guwang pun 'mundut' atau menjunjung barang bukti tersebut di atas kepala.

Sebab barang tersebut disakralkan.

Pantauan Tribun Bali di lapangan, krama Guwang yang terdiri dari pemuda dan orang tua tumpah ruah ke Pengadilan Negeri Gianyar.

Namun karena pintu masuk pengadilan ditutup untuk menghindari kerumunan massa di halaman pengadilan, mereka yang tidak bisa masuk pun berkumpul di jalan raya depan pengadilan.

Baca juga: Seorang Anak di Gianyar Tewas Saat Ngelawang Barong, Komang Gases: Ngelawang Harus Tetap Diawasi

Dalam menghindari hal yang tak diinginkan, merekapun menunggu sambil konser musik dan berorasi.

Konser musik yang dilakukan di atas kendaraan doble kabin tersebut pun mengundang perhatian banyak warga, terutama para penunggu pasien di RSUD Sanjiwani Gianyar yang berada di barat Pengadilan Negeri Gianyar. 

Meskipun mengambil tempat di jalanan, namun keberadaan massa adat ini tidak menyebabkan kemacetan.

Sebab mereka tertib hanya mengambil sebagian badan jalan, sehingga kendaraan masih bisa berlalu lalang dengan lancar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved