Breaking News:

Berita Denpasar

Kuasai Belasan Paket Sabu, Arlan Roestam Mohon Keringanan Setelah Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Muhammad Arlan Roestam (35) telah dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: Putu Candra | Editor: Karsiani Putri
net/ilustrasi
ILUSTRASI- Sabu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Muhammad Arlan Roestam (35) telah dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa kelahiran Ujung Pandang, 5 Juli 1986 ini dituntut pidana karena diduga terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Atas tuntutan JPU itu, terdakwa Arlan melalui tim penasihat hukumnya telah mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis dan memohon keringanan hukuman. 

Baca juga: Ditangkap Seusai Menempel Sabu, Didakwa, Khoirul Terancam 20 Tahun Penjara

Baca juga: Jerinx SID Laksanakan Tugas Sebagai Duta Anti Narkoba, Bernyanyi Hingga Motivasi WBP Lapastik Bangli

"Intinya terdakwa memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Pertimbangannya, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya," papar JPU I Gusti Lanang Suyadnyana saat dikonfirmasi, Senin, 15 November 2021.

Dalam surat tuntutan, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini menjelaskan, bahwa terdakwa Arlan dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Tuntutan terhadap terdakwa, pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan dikurangi selama berada dalam tahanan. Denda Rp800 juta subsider enam bulan penjara," terang JPU I Gusti Lanang Suyadnyana. 

Baca juga: Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar Timur, Ari Kurniawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Baca juga: Ditangkap Saat Nempel Sabu di Denpasar, Yulian Menerima Diganjar Bui 6,5 Tahun

Dibeberkan dalam surat dakwaan, bahwa terdakwa Arlan ditangkap di kamar kosnya yang beralamat di Jalan Mahendradatta, Padangsambian Kelod, Denpasar, Senin, 5 Juli 2021 sekira pukul 18.00 Wita oleh petugas kepolisian dari Polresta Denpasar

Arlan ditangkap karena diduga menyimpan atau menguasai narkotik golongan I.

Usai diamankan, kemudian dilakukan penggeledahan di kamar kos terdakwa. 

Hasilnya, ditemukan 19 paket plastik klip berisi sabu seberat 3,68 gram yang dikemas dengan bungkus permen.

Selain belasan paket sabu, diamankan juga satu buah timbanan elektrik, satu buah alata isap sabu (bong), satu bendel plastk klip kosong dan barang bukti terkait lainnya. 

Baca juga: Dituntut 15 Tahun Penjara karena Kembali Edarkan Sabu, Abdullah Zemi Mohon Keringanan Hukuman

Baca juga: Termasuk Penyakit Ginjal Kronis, Ketahui Ancaman Penyakit Akibat Kolesterol Tinggi

Selanjutnya dilakukan interogasi, dan terdakwa mengaku belasan paket sabu itu miliknya yang didapat dari Ogi.

Terdakwa sendiri berperan sebagai penempel sabu atas perintah Ogi dengan upah Rp50 ribu sekali tempel. 

(*)
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved