Breaking News:

Berita Klungkung

Wabup I Made Kasta Ingatkan Pelaksana Agar Tidak Memanfaatkan Pasir di Pantai

Wabup Klungkung I Made Kasta melakukan sidak ke  proyek penataan perbatasan Klungkung-Karangasem di Desa Pesinggahan

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Eka Mita
Pengerjaan proyek penataan perbatasan Klungkung-Karangasem di Desa Pesinggahan, Klungkung, Senin, 15 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Wabup Klungkung I Made Kasta melakukan sidak ke proyek penataan perbatasan Klungkung-Karangasem di Desa Pesinggahan, Klungkung, Senin, 15 November 2021. 

Ia pun mewanti-wanti agar pelaksana tidak memanfaatkan pasir di pantai agar tidak berurusan dengan permasalahan hukum.

Baca juga: Upayakan Pencegahan Covid-19 Jadi Kebiasaan, Polsek Klungkung Gencar Ingatkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Warga Keluhkan BBM Langka, Pemasangan Movable Bridge di Pelabuhan Nusa Penida Klungkung Dikebut

Baca juga: DISKON! Katalog Promo Superindo Terbaru 15-18 November 2021, Ada Diskon Hingga 50 Persen

Ketika sampai di lokasi proyek penataan perbatasan Klungkung-Karangasem, ia mendapati alat berat sedang bekerja untuk merapikan pasir di pesisir pantai.

Sementara para pekerja lainnya tampak sibuk untuk mengerjakan proyek penataan yang harus rampung tanggal 23 Desember mendatang.

"Kalau lihat pekerjaan penataan ini sudah 44 persen, semoga saja bulan Desember nanti sudah rampung dengan kualitas sesuai prosedur," ujar Made Kasta.

Baca juga: DISKON! Katalog Promo Superindo Terbaru 15-18 November 2021, Ada Diskon Hingga 50 Persen

Baca juga: Meski Terbatas Selama Pandemi, Dua Siswa SMP di Klungkung Raih Medali Dalam Kompetisi Sains Nasional

Baca juga: Ketahui Jenis Pelanggaran, Denda Hingga Lokasi Operasi Zebra Agung 2021

Melihat pengerjaaan proyek yang berada di pesisir, Made Kasta sempat mengingatkan rekanan untuk jangan sekali-kali memanfaatkan pasir di pantai.

Hal ini untuk menghindari permasalahan hukum yang bisa saja terjadi, jika tidak bekerja sesuai ketentuan.

"Konsultan pengawas dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) harus sering-sering turun ke pengerjaan penataan perbatasan ini. Pengawasan harus lebih efektif lagi karena ini pengerjaanya di pesisir. Jangan sampai pasir pantai digunakan, nanti bisa terjerat masalah hukum," tegasnya. 

Penataan perbantasan Klungkung-Karangasem dibangun di Desa Pesinggahan yang anggarannya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp1,7 Miliar yang dikerjakan dengan masa pengerjaan 180 hari kalender. 

Baca juga: Upayakan Pencegahan Covid-19 Jadi Kebiasaan, Polsek Klungkung Gencar Ingatkan Protokol Kesehatan

Baca juga: DISKON! Katalog Promo Superindo Terbaru 15-18 November 2021, Ada Diskon Hingga 50 Persen

Nantinya dalam penataan terssebut, rencananya akan dibangun plaza pengunjung atau tempat terbuka untuk umum, gazebo, tempat stand kuliner, area parkir, toilet, termasuk pembangunan akses untuk melasti. 

Tempat itu nanti juga akan dilengkapi dengan patung penari dan penabuh. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved