Breaking News:

Berita Denpasar

Ops Zebra Agung 2021, Satlantas Polresta Denpasar Bagikan Masker dan Temukan Pelanggaran Ini

"Hari ini kita laksanakan di Jalan Mahendradata. Giat kita hanya pembagian masker, sanitizer, brosur, stiker dan pemberian imbauan," ujar AKP Shinta

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Satlantas Polresta Denpasar.
Petugas kepolisian berikan teguran dan imbauan kepada pemilik mobil yang tidak tertib karena mengganti TNKB. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Operasi (Ops) Zebra Agung 2021 berlangsung di simpang Jalan Teuku Umar Barat - Jalan Mahendradata, Padangsambian, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa 16 November 2021, terlihat personel Satlantas Polresta Denpasar yang dipimpin Wakasat Lantas AKP Shinta Ayu Pramesti, memberikan imbauan dan membagikan masker kepada para pengendara yang melintasi jalur penghubung Kota Denpasar - Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

"Hari ini kita laksanakan di Jalan Mahendradata. Giat kita hanya pembagian masker, sanitizer, brosur, stiker dan pemberian imbauan," ujar AKP Shinta Ayu Pramesti, Selasa 16 November 2021.

Lebih lanjut, kegiatan Ops Zebra Agung 2021 akan berlangsung hingga 14 hari kedepan dari tanggal 15-28 November 2021 dengan mengedepankan sisi humanis mengenai berlalu lintas dan taat prokes.

Baca juga: Ops Zebra Agung 2021 Dimulai, Libatkan 120 Personel Polresta Denpasar Tekan Lakalantas & Pelanggaran

Sementara itu dalam kegiatan Ops Zebra Agung 2021 ini, petugas Satlantas Denpasar tetap memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas.

Baik yang tidak memakai helm, memakai knalpot brong, melawan arus, menerobos lampu merah hingga mengganti tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) baik roda dua maupun roda empat dan sejenisnya.

Penindakan teguran seperti yang terjadi di Jalan Ratna, Denpasar pada Selasa 16 November 2021, petugas memberikan teguran kepada pemilik mobil yang mengganti TNKB.

Wakasat Lantas Polresta Denpasar AKP Shinta Ayu Pramesti mengatakan teguran kepada pemilik mobil setelah petugas melihat bentuk pelanggaran kasat mata alias temuan di lapangan.

"Iya kita menyesuaikan pelanggaran kasat mata, TNKB tidak sesuai dengan STNK nya. Kita berikan peneguran," kata AKP Shinta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved