Berita Karangasem

Bupati Gede Dana Pantau Proyek Pembangunan Jembatan, Berpesan Agar Selesai Pertengahan Desember 2021

Bupati Karangasem, Gede Dana terus menggelar monitoring proyek pengerjaan infrastruktur di Karangasem.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Bupati Gede Dana ketika memantau pengerjaan proyek pembangunan jembatan di Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bupati Karangasem, Gede Dana terus menggelar monitoring proyek pengerjaan infrastruktur di Karangasem.

Diantaranya proyek pembangunan jembatan penghubung Butus - Tanah Aron, Bhuana Giri.

Jembatan Asak - Subagan dan peningkatan jalan Budakeling-Tanah Aron.

Baca juga: Cegah Kebocoran Pendapatan Daerah, BPKAD Karangasem Berencana Bangun Portal Digital

Baca juga: Rapat Pembahasan RAPBD Karangasem Molor 4 Jam

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Bali 16 November 2021: Bertambah 4 Kasus Positif, 19 Sembuh & 1 Meninggal Dunia

Monitoring dilakukan untuk memastikan kualitas dan mengecek spek serta bestek proyek jembatan yang disesuaikan dengan kontrak kegiatan.

Jembatan ini  sudah sangat ditunggu oleh masyarakat untuk akses jalan sembahyang, menopang ekonomi, hingga sekolah.

Dan bersifat emergency.

Gede Dana mengatakan, kedua jembatan ini sangat penting bagi akses masyarakat.

Ditengah keterbatasan anggaran akibat Covid-19, penyelesaian jembatan dilakukan satu persatu.

Pihaknya meminta agar rekanan bisa menuntaskan pengerjaannya di pertengahan Desember 2021 mendatang.

Baca juga: Atap Hunian Sementara Korban Gempa Bumi di Desa Ban Karangasem Diganti Dengan Seng

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Bali 16 November 2021: Bertambah 4 Kasus Positif, 19 Sembuh & 1 Meninggal Dunia

Baca juga: Kasus Pinjol, Polisi Tangkap 13 Tersangka dan Sita Rp 217 Miliar dari 7 Rekening

“Jembatan yang dibangun dengan mempergunakan uang rakyat harus tetap dilakukan pengawasan. Kita tak ingin, pembangunan jembatan dilakukan asal-asalan. Saya akan selalu pantau pengerjaan proyek. Pengerjaan kedua jembatan sudah hampir 80 persen," ungkap Gede Dana, Rabu, 17 November 2021.

Ditambahkan, jembatan dan peningkatan ruas jalan yang dikerjakan tahun 2021 segera diselesaikan.

Mengingat masyarakat  sudah menunggu, dan tidak sabar untuk menikmati.

Jembatan penghubung  berfungsi untuk menopang perekonomian, pendidikan, dan persembahyangan masyarakat sekitar.

Untuk diketahui, jembatan yang dapat perbaikan di 2021, yakni jembatan penghubung Asak ke Subagan, jembatan penghubung Butus - Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Bali 16 November 2021: Bertambah 4 Kasus Positif, 19 Sembuh & 1 Meninggal Dunia

Baca juga: Kasus Pinjol, Polisi Tangkap 13 Tersangka dan Sita Rp 217 Miliar dari 7 Rekening

Jembatan Tunggul Besi, Desa Besakih, Kecamatan Rendang.

Dan Jembatan di Antiga, Kecamatan Manggis.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved