Berita Politik

FAKTA Musda DPD Demokrat Bali: Made Mudarta Belum Ada Lawan hingga Siap Usung AHY di Pilpres 2024

Menariknya tampaknya langkah Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta untuk menduduki kursi ketua semakin mulus.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron disambut oleh Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta di depan lobi Hotel Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Rabu 17 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Partai Demokrat Bali bakal menggelar hajatan suksesi kepemimpinan melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV.

Acara tersebut sendiri diselenggarakan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Rabu 17 November 2021 malam ini.

Menariknya tampaknya langkah Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta untuk menduduki kursi ketua semakin mulus.

Ini karena hingga berita ini ditulis, belum ada satupun kader Demokrat yang mendaftar menjadi pesaing Mudarta.

Baca juga: Demokrat Bali Siap Selenggarakan Musda ke-4, Ini Target yang Ingin Dicapai

Mudarta sendiri didukung oleh seluruh 9 DPC Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali.

Sebelumnya, dua nama yang digadang-gadang maju sebagai pesaing Mudarta yakni Bupati Jembrana, Nengah Tamba dan Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gede Asmara Putra Sukawati.

Namun, sejak pembukaan proses pendaftaran kandidat calon Ketua DPD Demokrat Bali sudah dibuka sejak Minggu (14/11/2021) lalu sampai pendaftaran ditutup, Selasa (16/11/2021) sore pukul 16.00 Wita, tidak ada kandidat lain yang mendaftar, selain Mudarta.

Saat ditemui jelang pelaksanaan Musda, Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta memilih menjawab secara diplomatis mengenai hal tersebut.

Ia mengaku menyerahkan hal tersebut kepada para pemegang suara di Musda.

"Yang penting persyaratan lolos dulu. Ini kan saya baru bakal calon. Pemilik suara adalah Ketua DPC, kan ada sembilan. Saya sendiri kan punya satu suara. Ada DPP satu suara.

Yang jelas hari ini modal saya adalah satu suara. Ini kan baru persyaratan kita untuk maju," katanya.

Terkait pelaksanaan Musda sendiri, ia menyebut hal ini merupakan momentum penting setiap lima tahun sekali bagi partai untuk berkonsolidasi memperkuat kesolidan dan membangun solidaritas.

Apalagi, legalitas Partai Demokrat belum lama ini sempat diusik oleh kubu Moeldoko.

Sehingga Musda menjadi tolok ukur bagi kader di daerah untuk tetap menjaga kedaulatan dan marwah partai.

"Musda kali ini untuk melaksanakan arahan ketua umum agar mesin partai mulai dipanaskan dan bisa berlari lebih cepat untuk menjemput kejayaan partai di Pemilu 2024," ucapnya.

Baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Bali Minta Proyek Perluasan Pelabuhan Benoa Dihentikan, Ini Alasannya

Tidak hanya itu, momentum Musda ini juga menjadi sikap pengukuhan Demokrat Bali untuk mengantarkan Ketua Umum DPP Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang.

"Karena kami yakin di tangan AHY Indonesia akan maju," tandasnya.

Di sisi lain, dalam Musda tersebut, AHY direncanakan akan membuka dan memberi pembekalan secara virtual dari Amerika Serikat.

Sedangkan, Musda itu sendiri akan dipimpin oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved