Breaking News:

Berita Klungkung

Kejari Klungkung Geledah Bumdes dan Kantor Desa Besan, Sita Berkas Keuangan hingga Buku Rekening

Dalam penggeledahan itu, penyidik mengamankan dokumen berkaitan dengan penyalahgunaan/penyelewengan dana pada Bumdes di desa setempat

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
ist/Kejari Klungkung.
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Klungkung melaksanakan penggeledahan di Kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Kantor Desa Besan, Kecamatan Dawan. Kabupaten Klungkung, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Klungkung melaksanakan penggeledahan di Kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Kantor Desa Besan, Kecamatan Dawan.  Kabupaten Klungkung, Rabu (17/11/2021).

Dalam penggeledahan itu, penyidik mengamankan dokumen berkaitan dengan penyalahgunaan/penyelewengan dana pada Bumdes di desa setempat

Penggeledahan dilaksanakan pukul 10.00 Wita, sampai dengan pukul 14.30 Wita, dipimpin langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Bintarno.

Ada sekitar 8 orang tim kejaksaan yang diturunkan, dan dibagi dua tim untuk menggeledah Kantor Desa Besan dan Bumdes Kertha Jaya Desa Besan.

Baca juga: Kejari Klungkung Periksa Tersangka Pekan Depan, Bidik Keterlibatan Pihak Lain Kasus BUMDes Besan

"Dari hasil penggeledahan kami menemukan berkas-berkas keuangan, buku rekening Bumdes, dan beberapa dokumen lain yang terkait dengan perkara penyalahgunaan atau penyelewengan dana pada Bumdes Kertha Jaya Desa Besan," ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klungkung Erfandy Kurnia, Rabu (17/11/2021).

Barang sitaan seperti berkas keungan, buku rekening Bumdes, dan beberapa dokumen lainnya itu lalu dibawa ke Kantor Kejari Klungkung, untuk kembali dicocokkan dengan keterangan saksi maupun tersangka.

Rencana pekan depan pihak Kejari Klungkung akan memanggil 6 hingga 7 orang saksi, termasuk tarsangka untuk pengembangan kasus tersebut.

" Kami juga masih telusuri apakah ada pihak lain yang terlibat dalam perkara ini.

Sementara saat penggeledahan tadi, Bumdes itu masih beroperasional karena pasca kasus ini mencuat, seluruh pengurus sebelumnya telah diganti," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Klungkung menetapkan Komang NS sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (29/10/2021) lalu.

Tersangka merupakan mantan bendahara di BUMDes Desa Besan, yang diduga melakukan penyelewengan dana BUMDes dengan cara membuat kredit fiktif simpan pinjam BUMDes, tidak menyetorkan dana pembayaran pinjaman yang dititipkan oleh debitur kepada tersangka dan tidak menyetorkan uang hasil usaha Toko BUMDes Kertha Jaya sehingga diestimasikan merugikan negara sekitar Rp 650 juta. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved