Breaking News:

Berita Denpasar

Wujudkan Kawasan Tebuka Hijau, Desa Adat Kesiman Denpasar Baru Melakukan Penyisiran 5 Hektar Lahan

Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna mengatakan, lahan hijau yang sudah ada saat ini sebanyak 5 hektar yang berada di kawasan pinggir Tukad Ayung

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Penanaman pohon di kawasan Pura Dalem Mutering Jagat, Kesiman Denpasar beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk mewujudkan hutan desa dan ruang terbuka hijau, Desa Adat Kesiman, Denpasar mulai melakukan penyisiran lahan di sempadan Sungai Ayung.

Penyisiran ini dilakukan bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida dan Pemkot Denpasar.

Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna mengatakan, lahan hijau yang sudah ada saat ini sebanyak 5 hektar yang berada di kawasan pinggir Tukad Ayung.

Tanah tersebut sebelumnya tidak terurus dengan kondisinya masih alami hijau.

Baca juga: Desa Adat Kesiman Denpasar Hidupkan Hutan Desa Adat, Tanam Pohon Langka dan Keperluan Yadnya

Selain itu, tanah tersebut juga merupakan tanah timbul yang belum terurus.

“Kami mencoba mengelola tanah itu, namun peruntukannya bukan alih fungsi melainkan tetap menjadi lahan hijau,” katanya.

Lahan tersebut juga saat ini sudah ditanami kembali tanaman buah yang merupakan tanaman asli Bali.

Setelah 5 hektar, Ketut Wisna mengatakan masih akan menyisir dan mendata lahan hijau di sepanjang sempadan sungai.

Pendataan bekerjasama dengan BWS Bali Penida sepanjang 4 kilometer ke arah pantai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved