Breaking News:

Berita Klungkung

11 Perbekel Dilantik di TOSS, Bupati Klungkung Minta Layani Masyarakat, Jangan Sok Jadi Politikus

Pelantikan para perbekel terpilih di Klungkung dilaksanakan di tempat olah sampah setempat

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pelantikan 11 perbekel terpilih di Klungkung dilaksanakan di TOSS (tempat olah sampah setempat) di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, Rabu 17 November 2021 - 11 Perbekel Dilantik di TOSS, Bupati Klungkung Minta Layani Masyarakat, Jangan Sok Jadi Politikus 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pelantikan para perbekel terpilih di Klungkung dilaksanakan di tempat olah sampah setempat (TOSS) di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, Bali, Rabu 17 November 2021.

Setelah mengucapkan sumpah, mereka diingatkan untuk tidak berlagak menjadi politikus dan lebih mengedepankan pelayanan ke masyarakat.

Perbekel yang dilantik berjumlah 11 orang, yakni AA Gde Indrawan Diputra sebagai perbekel Desa Banjarangkan, Gusti Ngurah Bagus Mahendra (perbekel Desa Negari), I Ketut Kayanarta (perbekel Desa Akah), I Kadek Rada Mahendra Jaya (perbekel Desa Sekartaji), Ketut Suartana (perbekel Desa Bungbungan).

Wayan Sudiarna (Perbekel Desa Gunaksa), Cokorda Putra Parwata (perbekel Desa Getakan), I Nengah Sucitra (perbekel Desa Selisihan), I Gde Dody Septian Legawantara (Perbekel Desa Tegak), I Ketut Gde Arjaya (Perbekel Lembongan), dan I Wayan Yasa (perbekel Desa Bungamekar).

Baca juga: Dilantik di TOSS Klungkung,11 Perbekel Diminta Fokus Layani Masyarakat & Tak Berlagak Jadi Politikus

Di sela-sela pelantikan itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengingatkan para perbekel untuk selalu mengingat tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

Dalam pengamatannya, banyak perbekel yang justru lupa dengan fungsinya sebagai perbekel, tidak bisa bekerjasama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ataupun kepala dusun.

"Bahkan saya ada mengamati perbekel, tapi lagaknya jadi politikus. Padahal setelah pengucapan sumpah, perbekel ini harus jadi pelayanan masyarakat," ungkap Suwirta kepara para perbekel yang dilantik.

Terkait hal itu, Bupati Suwirta meminta Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra untuk menyediakan waktu khusus untuk memberikan pembekalan ke perbekel terpilih beserta istrinya.

Pembekalan ini untuk membentuk sikap, etika, ataupun komitmen para perbekel saat melaksanakan tugasnya di masyarakat.

Sementara para perbekel masa jabatan 2021-2027 itu sengaja dilantik di tempat olah sampah, agar termotivasi untuk mengentaskan masalah sampah di desa yang mereka pimpin.(*).

Baca juga: Proyek Shortcut Hanya Libatkan 2 Tenaga Kerja Lokal,Perbekel Desa Gitgit Akan Adukan ke Pemprov Bali

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved