Breaking News:

Berita Denpasar

Puluhan Orang Terjaring Sidak Masker di Kota Denpasar, 14 Pelanggar Harus Bayar Denda

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 orang bayar denda masing-masing Rp 100 ribu. Sedangkan 21 orang diberikan pembinaan.

Penulis: Putu Supartika | Editor: DionDBPutra
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Operasi yustisi protokol kesehatan di kawasan Gunung Saputan, Padang Sambian, Denpasar, Kamis 18 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebanyak 35 orang terjading inspeksi mendadak (sidak) pemakaian masker di Kota Denpasar, Kamis 18 November 2021.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 orang bayar denda masing-masing Rp 100 ribu. Sedangkan 21 orang diberikan pembinaan.

Sidak hari ini berlangsung di Jalan Gunung Soputan, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, banyaknya pelanggar itu menunjukkan masyarakat sudah mulai lengah menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Tes PCR Acak Terkait PTM di Denpasar: Ada Siswa Positif, Sekolah Kembali Daring Selama Seminggu

Baca juga: Pengamen Maudeng Didenda Rp 250 Ribu, Satpol PP Denpasar Sebut untuk Beri Efek Jera

Ia mengatakan, semua pelanggar yang tak memakai masker tersebut beralasan lupa.

Padahal ketentuan soal penggunaan masker sudah berlangsung setahun lebih atau sejak awal pandemi Covid-19.

“Saya tidak mengerti, apakah mereka benar lupa atau memang nyari alasan untuk mengelak saja. Dan kebetulan sekarang pas ada razia dia kena. Seharusnya ini sudah jadi kebiasaan,” katanya.

Sayoga menjelaskan, sidak protokol kesehatan digelar sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 46 dan Peraturan Walikota Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penerapan denda ini dilakukan, kata dia, demi menyadarkan masyarakat ihwal pentingnya langkah mencegah penularan Covid-19 di Kota Denpasar.

"(Denda) sebagai bentuk teguran sekaligus agar mereka yang melanggar selalu mematuhi dan ingat memakai masker," ujarnya. Adapun uang denda masuk ke kas daerah.

Hingga saat ini, lanjut Sayoga, pihaknya akan terus melakukan sidak ke beberapa tempat umum dan fasilitas umum.

Mereka juga menyasar daerah dengan kasus penularan Covid-19 yang tinggi di Kota Denpasar.

Simak berita lainnya dari Kota Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved