Vaksinasi

Spanyol Memperluas Cakupan Vaksinasi Booster untuk Warga Berusia 60 Tahun ke Atas

Spanyol sudah memvaksin lengkap 79 persen penduduknya dan mulai melakukan vaksinasi booster bulan lalu, termasuk untuk pasien kanker, penghuni panti

Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, MADRID - Spanyol tengah memberikan dosis ketiga vaksin Covid-19 bagi warga berusia 60 tahun ke atas dan memperluas vaksinasi booster itu saat kasus melonjak.

Demikian dikatakan Perdana Menteri Pedro Sanchez, Rabu 17 November 2021.

Sebelumnya, batasan usia untuk vaksinasi dosis ketiga adalah 70 tahun ke atas.

Spanyol sudah memvaksin lengkap 79 persen penduduknya dan mulai melakukan vaksinasi booster bulan lalu, termasuk untuk pasien kanker, penghuni panti wreda dan kelompok rentan lainnya.

Baca juga: Lansia Mendominasi Warga Belum Tervaksin, Petugas Lakukan Vaksinasi Secara Door to Door

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Lansia Capai 63 Persen, Tapi Bangli Masih Terapkan PPKM Level 3

"Pertemuan panel vaksinasi baru saja selesai dan mereka menyepakati bawah dosis ketiga akan menyasar profesional medis dan kesehatan sosial serta kaum lansia di atas 60 tahun," kata Sanchez kepada wartawan saat mengunjungi Turki.

Tingkat infeksi Covid-19 di Spanyol selama 14 hari terus meningkat sejak akhir Oktober 2021.

Angka itu naik dari 89 kasus per 100.000 pada Selasa menjadi 96 kasus pada Rabu, meski jumlahnya masih di bawah level di sejumlah negara, seperti Austria yang mencapai 1.400 kasus atau Belanda dengan 900 kasus.

Otoritas mencatat tambahan 6.667 kasus pada Rabu sehingga totalnya mencapai 5.067.712 kasus sejak awal pandemi.

Total jumlah kematian Covid-19 tercatat 87.775, termasuk 30 kematian baru

Dilarang masuki Beijing

Sementara itu, para penumpang pesawat dan kereta api dari berbagai daerah di China yang tidak menunjukkan hasil negatif tes PCR dilarang memasuki Kota Beijing.

Kebijakan ketat menjelang Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympic 2022) tersebut mulai berlaku efektif per 17 November 2021.

Beberapa penerbangan dari provinsi lain yang masuk kategori risiko sedang dan menengah akan dibatasi, hanya satu kali dalam sehari dengan tingkat keterisian kurang dari 75 persen, demikian otoritas penerbangan Beijing kepada pers, Rabu 17 November 2021.

Demikian halnya dengan para penumpang kereta api dari berbagai daerah diberlakukan aturan yang sama saat hendak memasuki wilayah Beijing melalui 33 stasiun di Ibu Kota tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved