Breaking News:

Berita Denpasar

Denpasar Masih Berikan Santunan Kematian, Warga Rp 1 Juta, Veteran Rp 25 Juta

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar tetap menganggarkan santunan kematian bagi warga Kota Denpasar dan veteran

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang - Denpasar Masih Berikan Santunan Kematian, Warga Rp 1 Juta, Veteran Rp 25 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar tetap menganggarkan santunan kematian bagi warga Kota Denpasar dan veteran.

Anggaran untuk santunan kematian ini bersumber dari APBD Perubahan Tahun 2021.

Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas Sosial Denpasar, I Nyoman Artayasa mengatakan, anggaran santunan kematian bagi warga Kota Denpasar dan veteran Kota Denpasar tetap dioptimalkan.

“Santunan Kematian bagi warga Kota Denpasar dan Veteran Kota Denpasar masih tetap diberikan, dan dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun 2021,” kata Artayasa, Kamis 18 November 2021.

Baca juga: Denpasar Anggarkan Rp3 Miliar Lebih untuk Santunan Kematian di APBD Perubahan

Artayasa menjelaskan, pemberian santunan ini semula berada di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar dengan rekening Bansos yang tidak direncanakan.

Namun setelah berlakunya Permendagri No. 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), pemberian santunan kematian bagi warga Denpasar dan veteran dianggarkan dalam bentuk kegiatan di Dinas Sosial Kota Denpasar.

Untuk besaran santunan disesuaikan dengan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 39 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Nomor 5 Tahun 2013 tentang pemberian santunan kematian bagi warga Kota Denpasar.

Selain itu disesuaikan dengan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 47 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Walikota Denpasar Nomor 8 tahun 2014 tentang Pemberian santunan bagi veteran di Kota Denpasar.

Adapun besarannya santunan kematian bagi warga Kota Denpasar Rp 1 juta.

Sementara untuk santunan kematian bagi veteran sebesar Rp 25 juta.

Kata dia, santunan kematian ini dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun 2021 sebesar Rp 3.042.000.000

“Harapan kami ini dapat meringankan beban masyarakat yang berduka, dan bagi masyarakat yang telah melaksanakan pengurusan paling lambat awal bulan Desember Tahun 2021 sudah ditransfer ke rekening masing-masing penerima atau ahli waris,” katanya. (*).

Baca juga: Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di RSU Bangli dan Beri Santunan

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved