Breaking News:

Berita Klungkung

Evaluasi PTM di Klungkung, Banyak Orangtua Tidak Antar Jumput Anaknya ke Sekolah

Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Orangtua mengantar jemput anaknya ketika pelaksanaan PTM di Kabupaten Klungkung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), yang telah berlangsung selama dua bulan di Kabupaten Klungkung, Bali.

Walaupun PTM di Kabupaten Klungkung secara umum berjalan baik.

Masih ada beberapa hal yang masih harus diperhatikan pihak sekolah dan para orangtua.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana menjelaskan, ada beberapa hal yang ke depan harus diperhatikan sekolah dan orangtua dalam pelaksanaan PTM terbatas, misalnya masalah antar jemput siswa. 

Dalam ketentuan PTM terbatas, sebaiknya orangtua aktif mengantar jemput anaknya saat datang maupun pulang dari sekolah.

Baca juga: Air PDAM di Kampung Gelgel Klungkung Macet, Siswa Kesulitan Cuci Tangan saat PTM di Sekolah

Hal ini agar anak tidak keluyuran pulang sekolah, dan menyebabkan potensi penularan Covid-19.

Namun dalam pelaksanaan 2 bulan PTM, ada banyak siswa yang tampak tidak diantar jemput sekolah oleh orang tua sehingga datang dan pulang sendiri.

“Kami sadar mengatar jemput siswa sekolah sangat memerlukan pengorbanan dari orang tua.

Namun bila dibiarkan pulang sendiri, siswa biasanya mampir main dulu dengan temannya lalu bisa berkumpul.

Jadi keamanan terhadap Covid-19 tidak bisa dijamin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved