Supeball

Fakta Baru Soal Kepergian Lionel Messi dari Barcelona, Dipaksa Tinggalkan Blaugrana Karena 3 Hal Ini

Kepergian pemain top Lionel Messi dari Barcelona ke Paris Saint-Germain masih menyisakan tanda tanya besar bagi para fansnya.

Editor: Ady Sucipto
AFP/PAU BARRENA
Penyerang Barcelona asal Argentina Lionel Messi menangis pada awal konferensi pers di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 8 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM – Kepergian pemain top Lionel Messi dari Barcelona ke Paris Saint-Germain masih menyisakan tanda tanya besar bagi para fansnya.

La Pulga, julukan Lionel Messi, usut punya usut ternyata dipaksa meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas 2021 dikarenakan oleh tiga penyebab.

Pada awal musim panas 2021 Barcelona mengumumkan kabar mengejutkan soal masa depan Lionel Messi di Blaugrana yang gagal memperpanjang kontrak.

Bos Barcelona, Joan Laporta, ketika itu membeberkan bahwa Blaugrana tidak bisa lagi mempertahanakn Lionel Messi karena terhalang pada aturan soal keuangan atau Financial Fair Play di Liga Spanyol.

Padahal Lionel Messi ketika itu telah menyanggupi untuk pemotongan gaji sampai 50 persen.

Namun celakanya, Barcelona masih gagal memenuhi ambang gaji yang telah regulasikan oleh Liga Spanyol yang berimplikasi gagal mendaftarkan Lionel Messi sebagai pemain Blaugrana.

Neymar merayakan gol dengan rekannya Lionel Messi seusai membobol gawang Granada saat masih bermain di Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol, Sabtu, 27 September 2014.
Neymar merayakan gol dengan rekannya Lionel Messi seusai membobol gawang Granada saat masih bermain di Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol, Sabtu, 27 September 2014. (AFP/JOSEP LAGO)

Baca juga: Milanisti Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Franck Kessie, AC Milan Kian Dekat ke Renato Sanches

Baca juga: Update Terbaru AC Milan, Raiola Ungkap Alessio Romagnoli & Zlatan Ibrahimovic Siap Perbarui Kontrak

Namun, pebisnis Spanyol yang menjadi penjamin Barcelona, Jose Elias, mengatakan bahwa ada hal lain yang menyebabkan Messi meninggalkan Camp Nou. 

​​Jose Elias mengatakan Messi sebenarnya secara tidak langsung dipaksa oleh Barcelona untuk pergi karena tiga alasan. 

Elias merupakan seorang pebisnis yang memberikan sebagian besar jaminan untuk membantu Laporta sehingga akhirnya menjabat sebagai Presiden Barcelona

Menurut laporan Mundo Deportivo yang dikutip BolaSport.com, Elias memberi dukungan 17 juta euro (sekitar Rp 274 miliar) untuk Laporta demi bisa mendapatkan jaminan sebesar 125 juta euro (sekitar Rp 2,02 triliun). 

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved