Berita Badung

Jelang Nataru PHRI Badung Ingatkan Prokes Ketat, Suryawijaya: Bali Harus Bisa Seperti Thailand

Pariwisata di Kabupaten Badung dipastikan akan menggeliat saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tribun Bali/Agus Aryanta
Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pariwisata di Kabupaten Badung dipastikan akan menggeliat saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kendati demikian diminta perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Bahkan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRl) Badung berharap Bali bisa seperti Thailand.

Pasalnya kunjungan wisatawan sudah mencapai puluhan ribu ke negara tersebut.

"Kita harus bisa seperti Thailand karena wisatawan sudah masuk di angka puluhan ribu. Jadi saat Nataru ini, penting kita menjaga nama baik Bali dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes)," ujar Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, Jumat 19 November 2021.

Baca juga: Antisipasi Kerumunan Jelang Hari Raya Kuningan, Kapolres Badung Lakukan Patroli Berskala Besar

Pihaknya mengatakan dari tanggal 1 November 2021, negara Thailand sudah mengumumkan bahwa kunjungan yang dominan ke Negara Thailand yakni wisatawan asal Jerman dengan jumlah kunjungan 2.665 orang.

Selain itu dari Amerika dengan jumlah kunjungan 2.655 orang, begitu juga pada urutan ketiga yakni dari Inggris yakni 1.100 orang.

"Nomor selanjutnya yakni negara Jepang dengan jumlah kunjungan 400 orang, dan terakhir yakni negara Korea sebanyak 275 orang," katanya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, saat ini pemerintah terkesan menarik ulur kunjungan wisatawan dengan beberapa regulasi yang dibuat.

Semua itu untuk mengantisipasi dan menekan kasus Covid-19, apalagi Badung akan menjadi tuan rumah pada G20.

"Jadi kita tahu, pada Natal dan tahun baru ini harus betul-betul dikendalikan dengan prokes yang ketat itu. Jangan sampai varian delta itu ada atau terjadi gelombang ke 3 pandemi," tegasnya.

Baca juga: Badung Punya 2 Bulan Kejar PAD, Masih Upayakan Sektor Pajak Saat Pariwisata Sepi

Pihaknya mengatakan berkaca dari tahun sebelumnya kasus covid-19 sempat meningkat saat hari raya Idul fitri, Natal dan Tahun Baru.

Namun saat ini Provinsi Bali sudah berusaha menekan.

"Jadi untuk masalah vaksin kan sudah hampir semua vaksin pertama, jadi kami rasa imun sudah tinggi. Iya semoga aman," jelasnya.

Baca juga: Badung Punya 2 Bulan Kejar PAD, Masih Upayakan Sektor Pajak Saat Pariwisata Sepi

Lebih lanjut pihaknya berharap dengan dibukanya pariwisata, saat akhir tahun terdapat kunjungan wisata di Badung.

Pihaknya berharap minimal ada 5.000 wisatawan yang datang dalam sehari.

"Kita berharap ada kunjungan, minimal ada 5.000 kunjungan akhir tahun ini," tambahnya. (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved