Breaking News:

Berita Klungkung

Saparwadi Kena Denda Rp 300 Ribu, Pembuang Sampah Diintai Hingga Malam di Klungkung

Saparwadi menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Semarapura, Klungkung, Bali, Kamis 18 November 2021.

Istimewa
Saparwadi (43), warga yang berdomisili di Lingkungan Bendul, Semarapura harus menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Semarapura, Kamis, 18 November 2021 - Saparwadi Kena Denda Rp 300 Ribu, Pembuang Sampah Diintai Hingga Malam di Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Saparwadi (43), warga yang berdomisili di Lingkungan Bendul, Semarapura menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Semarapura, Klungkung, Bali, Kamis 18 November 2021.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu divonis denda Rp 300 ribu karena kedapatan membuang sampah sembarangan.

Kepala Satpol PP Klungkung, I Putu Suarta menjelaskan, tim Yustisi dan staf Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung melakukan pemantauan terhadap warga yang kerap membuang sampah sembarangan di seputaran Pasar Galiran Klungkung, tepatnya di ujung Jalan Mahoni.

Mengingat banyak orang yang membuang sampah secara diam-diam di lokasi tersebut, padahal sudah ada larangan membuang sampah.

Baca juga: Sampah Kiriman Selalu Penuhi Pesisir Selatan Bali saat Musim Hujan, Ini Solusi dari Bappeda

Ia mengatakan, pihaknya memberi atensi di seputaran Pasar Galiran Klungkung terkait masalah sampah.

"Lokasi ini menjadi atensi kami, karena banyak warga diam-diam buang sampah di tempat yang tidak semestinya. Kami sampai tunggu jam 11 malam, dan kami dapati ia (Saparwadi) buang sampah di lokasi yang tidak semestinya itu," ungkap Suarta, Kamis 18 November 2021.

Pagi kemarin, Suwardi dibawa ke Pengadilan Negeri Semarapura untuk menjalani sidang tipiring.

Hakim memvonis Suwardi dengan denda Rp 300 ribu karena melanggar Perda Klungkung No 7 Tahun 2014, tentang pengelolaan sampah.

"Kami imbau masyarakat untuk selalu patuhi aturan pengelolaan sampah, misal dengan memilah dari sumbernya dan buang sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan. Jangan sembarangan membuang sampah, karena ini akan selalu kami pantau," ungkap Suarta.

Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dibuat geram dengan tumpukan sampah di seputaran Pasar Galiran, Klungkung.

Padahal Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan telah memasang peringatan untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Selain sampah rumah tangga dan kulit bawang. (*).

Baca juga: Akibat Kedapatan Buang Sampah Sembarangan, Saparwadi Kena Denda Tipiring Sebesar Rp300 Ribu

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved