Breaking News:

Berita Bangli

Tagihan Sewa Boat Bencana Rp 53 Juta di Bangli, Redika: Sehari Rata-rata Penyeberangan 10-15 Boat

Dua pekan pasca dicabutnya status kedaruratan bencana, sejumlah layanan transportasi bagi warga dari tiga desa terdampak juga sudah dihentikan

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Layanan penyeberangan Danau Batur selama masa kedaruratan bencana - Tagihan Sewa Boat Bencana Rp 53 Juta di Bangli, Redika: Sehari Rata-rata Penyeberangan 10-15 Boat 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dua pekan pasca dicabutnya status kedaruratan bencana, sejumlah layanan transportasi bagi warga dari tiga desa terdampak juga sudah dihentikan.

Selama pelayanan tiga pekan, Pemkab Bangli mengeluarkan anggaran mencapai Rp 53 juta lebih.

Kepala Dinas Perhubungan Bangli, I Gede Redika mengatakan, selama tiga pekan pelayanan kedaruratan, aktivitas transportasi di Danau Batur tercatat sebanyak 213 kali.

Seluruhnya digunakan untuk mengantar sembako, warga yang hendak menyeberang, dan sebagainya.

Baca juga: Pemkab Bangli Keluarkan Anggaran Sewa Boat Pelayanan Bencana Mencapai Rp 53 juta

"Dalam sehari rata-rata penyeberangan ada 10 hingga 15 boat. Namun kalau saat ramai, bisa 17 boat. Sedangkan total biayanya sebanyak Rp 53.250.000," ujar Gede Redika, Kamis 18 November 2021.

Ia mengatakan, seluruh aktivitas di Danau Batur itu merupakan pelayanan transportasi yang diberikan Pemkab Bangli bagi warga dari tiga desa yang terdampak, yakni Desa Terunyan, Desa Abang Batudinding, dan Desa Abang Songan.

Penyewaan ini mengingat satu-satunya akses darat di kaki Bukit Abang masih labil, dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Pelayanan transportasi ini diberikan mulai tanggal 16 Oktober hingga 5 November.

Sedangkan seluruh boat yang dimanfaatkan, disewa oleh Pemkab Bangli dari koperasi penyeberangan yang ada di Dermaga Kedisan.

Dikatakan pula, biaya sewa sebesar Rp 53.250.000 sudah dibayar ke pihak koperasi. Sedangkan pembiayaannya memanfaatkan dana APBD.

"Kenapa sampai tanggal 5 November, karena berdasarkan kajian dari BPBD akses jalur darat sudah layak dibuka. Sehingga kami tidak melayani lagi. Sebenarnya sebelum tanggal 5 sudah bisa dibuka, namun masih dalam uji coba dari pihak TNI," ujarnya. (*).

Baca juga: Dinsos Bangli Bentuk Empat Lumbung Sosial, Bantu Warga Terdampak Bencana

Kumpulan Artikel Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved