Breaking News:

Berita Bali

Tokocrypto Rencana Gandeng LPD, Potensi Pertumbuhan Aset di Bali Sangat Besar

Tokocrypto memperluas edukasi dan literasi seputar aset kripto di tengah pertumbuhan investasi dan seiring berkembangnya teknologi

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
EDUKASI - Chief Strategy Officer Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda memberi pemaparan dalam acara media gathering di kawasan Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Kamis 18 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tokocrypto memperluas edukasi dan literasi seputar aset kripto di tengah pertumbuhan investasi dan seiring berkembangnya teknologi.

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini, aset kripto sukses mencuri perhatian masyarakat sebagai salah satu komoditi dan instrumen investasi di Indonesia.

"Kripto ada beberapa kategori yakni sebagai kegunaan, aset, dompet digital, dan beberapa kategori lainnya, jadi kalau dikatakan haram tentu kami kurang sepakat, ini yang perlu dipahami regulator dan institusi," kata Chief Strategy Officer Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda di kawasan Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Kamis 18 November 2021.

Kata Manda, didukung oleh inovasi dari teknologi Blockchain, aset kripto berhasil memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi para investor.

Baca juga: Menko Airlangga Ajak Calon Investor untuk Berinvestasi di KEK dalam Forum Bisnis Dubai Expo 2021

Di Indonesia, kripto diakui sebagai komoditi yang diperdagangkan di bursa berjangka di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

“Melihat pesatnya pertumbuhan investor aset kripto, kami ingin terus mendukung perkembangan industri blockchain dan aset kripto melalui berbagai edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya pemahaman dan pengenalan instrumen kripto dan teknologi yang digunakan sebelum terjun berinvestasi," kata Manda.

Hingga saat ini, jumlah investor kripto hingga Oktober 2021 mencapai 7,5 juta yang mana melebihi jumlah investor di pasar modal.

Tiga tahun terakhir ini pedagang aset kripto nomor satu di Indonesia Tokocrypto sudah melayani lebih dari 1,5 juta investor aset kripto yang tersebar di Indonesia, salah satunya adalah di Pulau Bali.

Di Bali, Tokocrypto berencana menggandeng koperasi dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) untuk memerluas ekosistem.

"Transaksi di Tokocrypto Rp 1,4 Triliun per hari di Tokocrypto, dengan total transaksi mencapai Rp 500 Triliun. Kripto begitu Hype satu tahun terakhir ini, tahun 2020 total ada 2,5 juta investor aset kripto, tahun 2021 melonjak 7,4 juta investor," paparnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved