Breaking News:

Berita Denpasar

Sempat Viral, WNA Kenakan Seragam Polri Saat Perayaan Halloween di Bali, Polisi Respon Ini

Sempat Viral, WNA Kenakan Seragam Polri Saat Perayaan Halloween di Bali, Polisi Respon Ini

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Kasi Propam Polresta Denpasar Iptu Harun Budiyanto saat mengumpulkan para pedagang atribut Polri dan memberikan himbauan, Jumat 19 November 2021. Foto: Polresta Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sempat viral di media sosial (medsos), aksi seorang warga negara asing (WNA) kenakan seragam Polri saat merayakan hari Halloween beberapa waktu lalu.

Diketahui, kejadian yang terjadi di cafe kawasan Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali itu dikenakan WNA asal Amerika Serikat (USA) berinisial RLB.

Saat itu, RLB tengah bernyanyi dengan menggunakan seragam Polri dan direkam oleh pengunjung cafe lainnya hingga viral.

Merespon hal itu, Polresta Denpasar melalui Sipropam melakukan pengecekan dari kejadian itu dan mencari bule yang mengenakan seragam dinas kepolisian.

Baca juga: PPKM Level 3 Diterapkan di Bali Saat Libur Akhir Tahun, Pelaku Pariwisata Nyatakan Sikap Menolak

Hasilnya dari keterangan RLB, ia tidak bermaksud melakukan pelecehan institusi Polri dan RLB pun sudah meminta maaf atas kelakuannya tersebut.

Lebih lanjut, RLB menyebut jika seragam yang dikenakannya saat hari Halloween dibeli dari salah satu toko yang menjual seragam Dinas Polri.

Menurut Kasi Propam Polresta Denpasar Iptu Harun Budiyanto seijin Kapolresta Denpasar, pihaknya kemudian memanggil para pedagang atribut Polri yang berjualan di wilayah hukum Polresta Denpasar.

"Ada 9 pemilik toko yang hadir di Gedung Pesat Gatra Jumat kemarin. Kita berikan himbauan dan upaya pencegahan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi," ujar Iptu Harun, Sabtu 20 November 2021.

Baca juga: VIRAL VIDEO Pasangan Muda-Mudi Berhubungan Layaknya Suami-Istri, Diunggah di Akun Sang Kekasih

Baca juga: Inilah Fakta-fakta Video Asusila 19 Detik yang Beredar di Jabar, Akun Sang Penunggah Sudah Hilang

Dalam keterangannya, ia meminta agar para pedagang yang menjual atribut Polri agar lebih selektif dan teliti seperti meminta identitas KTA atau KTP bagi personil Polri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved