Berita Bali
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Bali Siap Antisipasi Bila Ada Lonjakan Kasus saat Libur Nataru
beberapa Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Bali juga telah bersiap jika ada lonjakan kasus pasca liburan Natal dan Tahun Baru
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Lebih lanjut dikatakan, seperti yang terjadi saat gelombang kedua sebelumnya, pertambahan ruang sesuai dengan perkembangan kasus. Bahkan saat lonjakan kasus, penambahan bed terbanyak sempat mencapai 302 bed.
Melihat lonjakan kasus pada gelombang kedua yang cukup banyak, pihaknya mengimbau masyarakat agar jangan lengah.
Selalu perhatikan protokol kesehatan (Prokes) untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.
"Masyarakat jangan lengah, tetap semangat dan optimis, yakinlah pandemi ini pasti berlalu dan tetap menjaga prokes dan optimal," imbuhnya.
Sedangkan, Direktur Rumah Sakit Universitas Udayana Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, menyatakan untuk saat ini, penanganan kasus Covid-19 di RS Unud, sudah menunjukkan perkembangan sangat luar biasa.
Sejak tiga hari lalu, di RS Unud, tidak ada lagi menangani pasien Covid-19.
Pasalnya dari data yang dimiliki, total 80 bed yang disediakan, jumlah pasien sampai saat ini tercatat 0 atau kosong.
Meski demikian, pihaknya di RS Unud,selalu siap untuk antisipasi lonjakan, tidak hanya siap dengan ruangan dan tenaga medis yang saat ini dimiliki, nama, sewaktu-waktu bila diperlukan, ruangan maupun kebutuhan tenaga medis, akan diatur sesuai peningkatan kasus.
"Bed siap selalu di gedung 6, yang selalu siap bila terjadi lonjakan. Total ada bed 80, dengan tenaga medis dokter spesialis penyakit dalam, Paru dan intensif. Begitu juga Perawat yang kita punya ada 100 lebih," paparnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gedung-6-rumah-sakit-rsptn-universitas-udayana-yang-dibangun-untuk-pelayanan-khusus.jpg)