Breaking News:

Perjalanan Karier Kolonel Made Mardika, Sukses Jadi Dokter Kepresidenan hingga Kakesdam IX/Udayana

Mantan Dokter Kepresidenan Republik Indonesia itu kini bakal bertugas sebagai Direktur Pembinaan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kesehatan Angkatan

istimewa
Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, SpPD, MARS, FINASIM, 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, SpPD, MARS, FINASIM, mengakhiri tugas jabatannya sebagai Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IX/Udayana.

Melalui Surat Keputusan nomor 791.XI.2021, Kep.1029.XI.2021 dan Kep 795.XI.2021, Panglima TNI yang baru saja dilantik, Jenderal Andika Perkasa melakukan mutasi terhadap ratusan Perwira Menengah (Pamen) TNI, belasan diantaranya Perwira Kodam IX/Udayana, di mana salah satunya adalah Kolonel Ckm dr Made Mardika.

Mantan Dokter Kepresidenan Republik Indonesia itu kini bakal bertugas sebagai Direktur Pembinaan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kesehatan Angkatan Darat.

"Dengan hormat, sehubungan dengan telah berakhirnya tugas saya sebagai Kakesdam IX/Udayana, saya mohon diri disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan, bimbingan dan kerja samanya," terang Kolonel Made Mardika kepada Tribun Bali, pada Senin 22 November 2021.

Baca juga: Sambut HUT ke-76 Kesehatan TNI AD, Kesdam IX/Udayana Gelar Khitanan Massal dan Bagi Kacamata Gratis

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan, kekhilafan, dan kesalahan baik dalam hubungan organisasi maupun pergaulan sehari-hari,” sambungnya.

“Selanjutnya saya beserta keluarga memohon doa restu dan dukungannya untuk melaksanakan tugas sebagai Dirbinlitbang Puskesad,” begitu tulis pesan yang disampaikan Kolonel Made Mardika kepada wartawan media ini.

Made Mardika menuturkan pengalamannya semasa menjadi dokter kepresidenan tepatnya dimulai sejak tahun 20 Oktober 2009 di era Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakil Presiden Boediono hingga era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2019.

Dari situlah, Made kemudian memiliki pengalaman berharga keliling dunia mendampingi tugas kenegaraan khususnya wakil presiden atau RI 2.

“Kalau dokter kepresidenan melayani presiden dan wakil presiden, tapi saya lebih khusus diangkat sebagai dokter pribadi wakil presiden," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved