Info Populer

Program Kartu Prakerja Berlanjut di Tahun 2022, Airlangga: Diharapkan Bisa Buat Program Luring

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang memastikan program Kartu Prakerja akan berlanjut di tahun depan.

Editor: Karsiani Putri
ADITYA PRADANA PUTRA/Antara via Kompas.com
ILUSTRASI- Program Kartu Prakerja 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Program Kartu Prakerja bakal berlanjut di tahun 2022.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang memastikan program Kartu Prakerja akan berlanjut di tahun depan.

Baca juga: SALDO Kartu Prakerja Akan Habis 30 November 2021 Nanti, Simak Cara Beli Pelatihan

Baca juga: Bank Dunia Puji Kartu Prakerja Berdampak Positif, Airlangga: Bukti Kerja Keras dan Kebijakan

Selain pelatihan secara daring, pemerintah berencana mengadakan pelatihan offline di semester II 2022, seiring mulai pulihnya ekonomi dan Covid-19 berubah menjadi endemi.

"Kartu prakerja akan dilanjutkan tahun depan dan dalam enam bulan programnya masih sama, enam bulan berikutnya diharapkan kita sudah bisa membuat program yang luring, bukan hanya daring," kata Airlangga dalam webinar Economic Outlook 2022, Senin, 22 November 2021. 

Baca juga: Simak Cara Dapat Bantuan Usaha Pariwisata Rp2 Juta, Dibuka 15-26 November 2021 

Baca juga: Berikut Cara Beli Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 22, Segera Ikuti Agar Tak Kena Hal Ini

Mantan Menteri Perindustrian ini menjelaskan, program Kartu Prakerja di tahun depan bukan hanya ditujukan sebagai program semi bansos.

Seperti perencanaan awal, program tersebut akan terus ada untuk menambah skill (upskilling) para pencari kerja.

"Kembali kepada program awal, bukan hanya semi bansos, tapi juga mendorong upskilling dan re-skilling agar sesuai kebutuhan digitalisasi kedepan," kata Airlangga.

Baca juga: Pelecehan Seksual Seperti Fenomena Gunung Es, Unud Bentuk Satgas Khusus Koneksi Langsung Kementerian

Adapun saat ini, masyarakat penerima Kartu Prakerja telah mencapai 11,4 juta peserta di 514 kabupaten/kota.

Airlangga berujar, Kartu Prakerja mampu mendorong inklusi keuangan karena banyak peserta yang baru memiliki rekening bank atau akun dompet digital (e-wallet) setelah mengikuti program.

Baca juga: Berikut Cara Beli Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 22, Segera Ikuti Agar Tak Kena Hal Ini

Hal itu juga membuat lembaga internasional seperti Bank Dunia (World Bank) menyebut, Kartu Prakerja adalah program pemerintah yang memberikan akses modal kepada warga, meningkatkan daya beli, dan memberikan pelatihan sesuai situasi.

"Kartu prakerja juga membuat market baru, yaitu market edutech pendidikan melalui sarana digital. Ini melibatkan 1.700 program kursus digital dengan platform. Jadi, akselerasi yang mendapat apresiasi masyarakat dan global," pungkas Airlangga.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kartu Prakerja Lanjut Tahun Depan, Bakal Ada Pelatihan Offline

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved